Ingatkan Kembali Sejarah Kota Medan

Buku “Bunga Rampai Kisah Perjalanan Guru Patimpus Sembiring Pelawi” Dilaunching


168 view
Buku “Bunga Rampai Kisah Perjalanan Guru Patimpus Sembiring Pelawi” Dilaunching
Foto: SIB/Desra Gurusinga
BUKA: Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang didampingi Ketua DPRD Medan Hasyim SE, perwakilan Wali Kota Medan, perwakilan Kapolda Sumut, tokoh agama, tokoh masyarakat serta panitia, Sabtu malam (22/10) membuka acara launching buku Guru Patimpus Sembiring Pelawi di gedung Convention Hall Hotel Danau Toba Internasional Medan. 

Medan (SIB)


Sejarah tentang sang “founding father” pendiri Kota Medan pada tahun 1590, dituliskan dalam buku "Bunga Rampai Kisah Perjalanan Guru Patimpus Sembiring Pelawi". Empat garis keturunan Guru Patimpus melaunching bukunya, Sabtu malam (22/10) di Gedung Convention Hall Hotel Danau Toba Internasional Medan yang dihadiri ratusan orang.

Salah seorang keturunan Guru Patimpus, Sidarta S Pelawi MBA saat memberi sambutan terlihat sangat terharu hingga meneteskan air mata. "Kami dari garis keturunan pendiri Kota Medan sangat peduli terhadap sejarah. Saya ucapkan terima kasih untuk semua yang telah memberikan dukungan launching buku dan pemugaran makam Geriten Guru Patimpus Sembiring Pelawi secara moril dan materiil. Terkhusus untuk para pejabat DPRD kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Utara. Tak lupa juga, seberapa besar sumbangan yang diberikan oleh semua undangan yang hadir di tempat ini, kami ucapkan banyak terima kasih," sebutnya.

Para undangan yang terlihat sangat antusias dalam menyukseskan kegiatan yang dinilai dapat membangkitkan rasa peduli anak bangsa terhadap nilai-nilai sejarah yang ada di Kuta Madan atau Kota Medan.

Disebutkannya, empat garis keturunan tersebut berasal dari empat orang istri yang dinikahi Guru Patimpus. Istri pertamanya Beru Sinuhaji dari Ajijahe, istri kedua juga Beru Sinuhaji dari Ajijahe, istri ketiga Beru Bangun dari Batukarang. Saat itu Guru Patimpus mendirikan Desa Perbaji yang ada di Tanah Karo. Kemudian, istri keempatnya merupakan anak Pangeran Pulo Brayan yang tinggal di Kabupaten Deliserdang.

Dalam kegiatan itu, terlihat hadir empat garis keturunan Guru Patimpus, Ketua DPRD Medan Hasyim SE, Anggota DPRD Medan Drs Wong Chun Sen Tarigan MPd.B dan David Roni G Sinaga SE, perwakilan Wali Kota Medan, Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, perwakilan Kapolda Sumut, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan budaya serta undangan lainnya.

Ketua DPRD Medan Hasyim SE pada kata sambutannya menyebutkan, buku Guru Patimpus Sembiring Pelawi akan segera diluncurkan agar sejarah yang ada tidak hilang. "Saya sangat mengapresiasi seluruh panitia. Kita ketahui bahwa seluruh panitia telah bersusah payah siang dan malam telah berkontribusi secara moril dan materil memberikan sumbang saran dan pemilihan lainnya dalam upaya menerbitkan buku ini. Dengan atensi besar atas sejarah dan mahakarya Guru Patimpus. Jadi sesungguhnya kehadiran kita di sini adalah bentuk penghormatan kepada Guru Patimpus Sembiring Pelawi. Sebagaimana kita ketahui dari berbagai literasi lebih kurang lebih dari 435 tahun yang lalu atau tepatnya pada tahun 1590 silam," jelasnya.

Setelah itu launching buku Bunga Rampai Sembiring Pelawi dimulai ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang didampingi empat garis keturunan Guru Patimpus dan penarikan kain merah pada layar yang menggambarkan bentuk buku dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE didampingi Ketua Panitia dr JP Roy Kaban.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com