Bupati Beri Penghargaan pada Guru Terpencil di Aceh Tenggara


535 view
Bupati Beri Penghargaan pada Guru Terpencil di Aceh Tenggara
For Serambinews.com
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Tenggara, Bakri Saputra, SPd MSi

Kutacane(SIB)

Guru terpencil di Kecamatan Leuser yang baru-baru ini viral di media sosial pasca pulang pergi melewati jalan berlumpur dan penuh kubangan, akhirnya mendapat perhatian dan penghargaan dari Bupati Aceh Tenggara Drs.H.Raidin Pinim MAP, Kamis (25/11).


Selain penghargaan pada tenaga pendidik di daerah terpencil dari kecamatan paling Selatan Aceh Tenggara tersebut, peringatan Hari Guru Tahun 2021 yang dipusatkan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, juga diisi pemberian penghargaan bagi guru berdedikasi dan berinovasi di daerah terpencil.


Penghargaan berdedikasi tinggi kepada Abdullah Sani yang menjabat Kepala Sekolah SMPN 8 Lawesigalagala di Kute Bun-bun Alas Kecamatan Leuser,diserahkan Bupati Raidin Pinim. Sedangkan penghargaan kepada Mustafa Kepala SDN Nagatimbul/Liangpagi Kecamatan Leuser, diserahkan Wakil Bupati, Bukhari.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bakri Saputra SPd MSi kepada SIB mengatakan, bagi pihak SMP yang telah melaksanakan vaksinasi sebesar 85 persen, Pemkab juga memberikan penghargaan dan diserahkan Kapolres AKBP Bramanti Agus Suyono.


Rangkaian kegiatan Hari Guru dan HUT ke-76 PGRI yang dihadiri Forkopimda tersebut juga, diisi berbagai kegiatan di antaranya, penyerahan cendera hati bagi guru yang memasuki masa purnabhakti dan pengawas sekolah yang pensiun.


Penghargaan juga diarahkan kepada guru pemenang olimpiade atau Guru Olimpic, penyerahan peralatan sekolah bagi siswa siswi kurang mampu untuk 600 TK, 400 orang siswa SD dan bantuan peralatan bagi 300 siswa SMP berupa baju, tas, buku tulis dan peralatan sekolah lainnya.


“Khusus bagi Abdullah Sani, Kepala SMPN 8 Lawesigalagala,diberikan karena dedikasinya di bidang pendidikan yang tak kenal lelah, kendati harus melewati jalan berlumpur menuju sekolah di Bun-bun Indah yang belumpur dan berlubang, dia tetap hadir dalam segala situasi dan kondisi”, kata Bakri.


Demikian juga penghargaan yang diberikan pada Mustafa, kepala sekolah berdedikasi dan berinovasi yang bertugas di SDN Nagatimbul Liangpagi Kecamatan Leuser, karena dinilai bisa mendongkrak standar pendidikan di wilayah terpencil dibandingkan beberapa tahun sebelumnya yang masih rendah.


Secara umum, peringatan Hari Guru yang dirangkai dengan HUT PGRI ke-76 di Aceh Tenggara berlangsung Khidmat, bahkan peringatan bukan hanya digelar di Kantor dinas Pendidikan dan Kebudayaan saja, namun sehari sebelumnya juga dilaksanakan di sebagai besar SD dan SMP yang ada di bumi “Sepakat Segenep”, itu.


Di SMAN 1 Kutacane, ujar Kasek Salihin, Kamis (25/11), dewan guru dan siswa juga menggelar aneka kegiatan, mulai dari lomba masak manuk labakh (masakan khas Alas), lomba fashion show pakaian adat Alas,lempar tepung dan rangkaian kata (kata berkait) dan dilanjutkan pemotongan tumpeng. (B6/c).

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com