Aktivitas Berkerumun Masih Tinggi

Bupati Dairi: Pelaksanaan PPKM Level 3 Masih Tahap Sosialisasi


223 view
Bupati Dairi: Pelaksanaan PPKM Level 3 Masih Tahap Sosialisasi
Foto Dok
Bupati Dairi Eddy K A Berutu
Sidikalang (SIB)
Kabupaten Dairi salah satu daerah tingkat 2 di Provinsi Sumut melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3, dimana angka terkonfirmasi positif corona virus disease 2019 (Covid-19) tinggi.

Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Selasa (27/7) di depan rumah dinas mengatakan, beberapa kabupaten di kawasan Danau Toba berisiko tinggi penularan Covid-19. “Mari sama-sama mempunyai wawasan wawasan, sama- sama bergerak mengurangi kerumunan. Penurunan risiko tinggi penularan hanya melalui mengurangi kerumunan, jaga jarak dan tetap memakai masker,” katanya.

Eddy mengaku, Menteri Dalam Negeri mengintruksikan melaksanakan PPKM level 3 bagi daerah berisiko tinggi penularan Covid-19. Namun, intruksi itu baru keluar beberapa hari yang lalu.

Saat ini katanya, Satgas Covid-19 Dairi sedang menyusun sosialisasi mengacu Intruksi Mendagri, gubernur dan bupati. Untuk sosialisasi akan memanggil kepala desa, camat secara daring, agar dapat mensosialisasikan kepada masyarakat.

"Selama ini, kita tetap memantau lonjakan terkonfirmasi positif dan mengintruksikan PPKM berbasis skala mikro. Dengan harapan lonjakan itu mereda," katanya.

Pihaknya sudah melakukan identifikasi, dimana pelaksanaan pesta sebagai pusat kerumunan di Dairi. Dan pelaksanaan pesta adat pernikahan, hajatan dan lainnya ditiadakan sementara.

Peniadaan pesta diharapkan bisa ditaati masyarakat. Memang Pemkab Dairi dapat dukungan dari tokoh masyarakat, tetapi tetap perlu sosialisasi. "Bila hal itu dilakukan secara konsisten, penularan Covid-19 di Dairi akan berkurang," katanya.

PPKM skala mikro sudah ditetapkan sejak beberapa bulan terakhir, tetapi kerumunan masyarakat masih terjadi seperti kerumunan di kolam pancing dan lainnya. Eddy KA Berutu mengatakan, sesuai Intruksi Mendagri pelaksanaan PPKM level 3, masih diperbolehkan kegiatan masyarakat, namun kapasitas dikurangi. Sama halnya dengan toko, warung, rumah makan dan lainnya diizinkan beroperasi, tetapi dilakukan pembatasan jam operasional. Karena Dairi tidak berstatus lockdown.

Penerapan PPKM level 3 membutuhkan sosialisasi agar masyarakat lebih paham dan penindakan dilakukan secara humanis. "Kita berharap relawan semakin bertambah, agar sosialisasi segera tersampaikan kepada masyarakat," katanya.

Tiga orang tenaga harian lepas (THL) yang bertugas di pendopo terkonfirmasi positif Covid-19. Bupati mengatakan, interaksi sangat tinggi di Dairi, sehingga siapa saja bisa terpapar. Ketiga THL yang terkonfirmasi sudah isolasi di RSUD Sidikalang.

Ia mengaku tidak kontak erat dengan THL, sehingga ia tidak melakukan isolasi mandiri. Ia juga membenarkan salah satu dari THL merupakan ajudan dari Ketua TP PKK Dairi. "Ibu di Jakarta dan tidak ada kontak erat dengan yang bersangkutan," katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Dairi, Rahmat Syah Munthe mengatakan, jumlah warga Dairi terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 290 orang, sesuai data, Senin (26/7). Sementara akumulasi sudah mencapai terkonfirmasi sebanyak 1.017 orang, sembuh sebanyak 669 orang dan meninggal sebanyak 58 orang. (B3/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com