Bupati Langkat Larang Kegiatan Menimbulkan Kerumunan


145 view
Bupati Langkat Larang Kegiatan Menimbulkan Kerumunan
Foto Istimewa
 H.Syahmadi
Langkat (SIB)
Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin melarang penyelenggaraan hajatan atau kegiatan yang menimbulkan kerumunan seperti acara kebudayaan, perkawinan, keluarga, kemasyarakatan dan lainnya.

Instruksi pelarangan ini, disampaikan melalui Surat Ederan Bupati Langkat No:440-991/BPBD/2021 tertanggal 21 Mei 2021, tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) dan mengoptimalkan Posko Penanganan Covid -19 di tingkat Desa / Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid -19 di Kabupaten Langkat.

“Surat Edaran Bupati Langkat ini berlaku sampai dengan waktu yang belum ditentukan. Kepada masyarakat Kabupaten Langkat yang tidak mengindahkan akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan berlaku,” sebut Kadis Kominfo Langkat H.Syahmadi di ruang kerjanya , Stabat, Senin (24/5).

Surat edaran ini berisi delapan poin. Pertama, pembatasan jam operasional sampai pukul 19.00 WIB terhadap pusat pembelanjaan, supermarket, swalayan dengan pembatasan jumlah pengunjung/pembeli hingga 50 persen.

Kedua, peniadaan kegiatan pertemuan, konvensi dan pameran di hotel dan balai pertemuan .Ketiga, pembatasan jam operasional sampai pukul 19.00 WIB terhadap jenis usaha restoran, rumah makan, pusat penjualan makanan (food court), kecuali layanan pesan antar atau dibawa pulang.

Keempat, peniadaan kegiatan/operasional terhadap usaha club malam, diskotik, pub/musik hidup, karaoke umum dan keluarga, bar/rumah minum, bola sodok, arena permainan ketangkasan.

Kelima, pembatasan jam operasional sampai pukul 19.00 WIB terhadap warung makan, kedai kopi serta usaha mikro kecil lainnya, dengan ketentuan mengurangi jumlah pengunjung hingga 50 persen , serta pelaksanaan Prokes diawasi langsung Satgas Covid – 19 tingkat Desa/Kelurahan dan Kecamatan.

Keenam, peniadaan kegiatan terhadap acara kebudayaan, perkawinan, keluarga, kemasyarakat serta lainnya yang sifatnya mengumpulkan dan menimbulkan kerumunan. “Kecuali acara pengurusan jenazah sampai pukul 19.00 WIB dengan ketentuan pelaksanaan Prokes diawasi langsung Satgas Covid – 19 tingkat Desa/Kelurahan dan Kecamatan.

Ketujuh, pembatasan jam kegiatan sampai pukul 18.00 WIB terhadap pasar tradisional dengan ketentuan Prokes diawasi langsung oleh kepala pasar setempat dan Satgas Covid – 19 tingkat Desa/Kelurahan dan Kecamatan. Kedelapan, Surat Edaran Bupati Langkat ini dilanjutkan sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

Surat edaran ini, sambung Syahmadi, menindaklanjuti instruksi Mendagri No. 11 Tahun 2021 dan Instruksi Gubernur Sumatera Utara No.188.54/14/INST/2021, tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbassi Mikro (PPKM Mikro) dan mengoptimalkan posko penanganan Covid -19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid 19. (A-7/c).

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com