Bupati Samosir Minta PT Inalum Alokasikan Anggaran Lahan Kritis dan Rawan Longsor


340 view
Bupati Samosir Minta PT Inalum Alokasikan Anggaran Lahan Kritis dan Rawan Longsor
Internet
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, menyampaikan beberapa usulan disela rapat koordinasi bersama Komisaris PT Inalum, senin (11/01).

Samosir (SIB)

Bupati Samosir, Vandiko T Gultom menghadiri Rapat Koordinasi Rencana Kerja berdasarkan SK Gubernur Sumatera Utara tentang Tim Penyelamatan Ekosistem Danau Toba yang dilaksanakan di Aula Hotel Khas Parapat, Kabupaten Simalungun, Senin (10/1).


Demikian disampaikan Plt Kadis Kominfo Samosir Ricky Rumapea melalui WA Group Kominfo Rilis, Selasa (11/1).


Dalam acara tersebut, turut hadir, Letjen Purn Doni Monardo Komisaris Utama/Independen PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Tenaga Ahli pemulihan perubahan ekosistem Danau Toba, Martuani Sormin Komisaris Independen PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), Letjen Purn Dodik Wijanarko, Mewakili manajemen PT Inalum Ari Bowo, SVP Administrasi PLTA Inalum, mewakili Gubsu Edi Kristian Sitepu, Dandim 0210/TU, tujuh kepala daerah kawasan tangkapan air Danau Toba dan Wakapolres Samosir.


Doni Monardo, komisaris utama PT Inalum dalam sambutannya menyampaikan bahwa Danau Toba adalah salah satu danau prioritas nasional yang memberi kontribusi khususnya pada PT. Inalum yang dapat mengambil alih PT Freeport, karena itu semua pihak harus bekerja keras untuk memulihkan ekosistem Danau Toba.


Pemerintah daerah, pemerintah pusat dan tokoh agama harus bersinergi dalam menyukseskan program penyelamatan ekosistem Danau Toba. “Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri perlu kolaborasi antara pemerintah daerah dan Gereja untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membakar hutan dan merusak lingkungan,” ujar Doni.


Dalam dialog interaktif tersebut, Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan beberapa hal terkait program yang akan dilaksanakan PT Inalum untuk pelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba antara lain, PT Inalum memberikan bantuan bibit tanaman endemik yang potensial serta memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat seperti andaliman, mangga, alpokat serta bantuan tanaman untuk lahan kritis terutama lahan yang rawan bencana longsor sekitar 40.000 Ha.


Bupati Vandiko juga berharap agar PT. Inalum mengalokasikan anggaran untuk biaya perawatan sehingga program penyelamatan ekosistem Danau Toba di lahan kritis dan rawan longsor dapat terlaksana dengan baik.


Beberapa poin penting dalam rapat koordinasi penyelamatan ekosistem Danau Toba setiap daerah agar memetakan lahan kritis, serta memetakan bantuan bibit tanaman sehingga penanaman tersebut tepat sasaran.


PT Inalum berkomitmen dalam membantu menyelamatkan Danau Toba terutama pada lahan kritis, perlu kemauan dan semangat untuk melestarikan Danau Toba karena dengan penanaman pohon dapat menyelamatkan kehidupan. (G2/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com