Bupati Sergai Dukung Program KPK Wujudkan Desa Anti Korupsi


250 view
Bupati Sergai Dukung Program KPK Wujudkan Desa Anti Korupsi
Foto Dok/Diskominfo Sergai
DIABADIKAN : Bupati Sergai H Darma Wijaya didampingi Sekdakab H M Faisal Hasrimy, Asisten Pemerintahan dan Kesra Nina Deliana Hutabarat, Kadis Kominfo H Akmal, Kadis PMD Sri Rahmayani dan Inspektur Dimas Kurnianto diabadikan bersama tim perwakilan KPK RI di sela audiensi, Selasa (31/1), di Kantor Bupati, Seirampah. 

Sergai (SIB)

Bupati Serdangbedagai (Sergai) H Darma Wijaya mendukung penuh program Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam mewujudkan Desa Anti Korupsi (DAK) di wilayah pemerintahannya.

Dukungan itu diutarakan Darma Wijaya didampingi Sekdakab H M Faisal Hasrimy, Asisten Pemerintahan dan Kesra Nina Deliana Hutabarat, Kadis Kominfo H Akmal, Kadis PMD Sri Rahmayani dan Inspektur Dimas Kurnianto ketika menerima kunjungan perwakilan KPK RI di Kantor Bupati, Seirampah, Selasa (31/1).

Rombongan utusan Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat di KPK RI yang hadir pada audiensi itu terdiri dari Firlana Ismayadin, Yuniva Lestari dan Wina Cahtianing Rahayu. Ketiganya merupakan spesialis pembinaan peran serta masyarakat KPK RI yang ditugaskan di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Bupati Darma Wijaya menyatakan, program Desa Anti Korupsi harus didukung karena hal itu selaras dengan visi-misi Kabupaten Sergai “Maju Terus” yaitu mandiri, sejahtera dan religius. "Kalau desa saja sudah anti korupsi, pastinya mantaplah itu. Memang itu yang kita harapkan," katanya.

Menurut bupati, penilaian sekaligus pembinaan Desa Anti Korupsi merupakan bagian penting yang dapat mendukung visi-misinya, demi penguatan pelaksanaan pemerintahan di tingkat desa. "Religius itu tentunya ya anti korupsi," beber pria yang akrab disapa Bung Wiwik ini.

Sebelumnya, perwakilan rombongan KPK RI Firlana Ismayadin menyampaikan, program Desa Anti Korupsi itu sejatinya merupakan bagian dari program baru yang dilaksanakan KPK RI, khususnya di Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat.

Firlana menjelaskan, dalam penilaian sekaligus pembinaan tersebut, ada lima komponen dan indikator yang dinilai, sehingga bisa ditarik suatu kesimpulan bahwa desa tersebut memang benar-benar merupakan desa anti korupsi.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com