Bupati Tapteng Berang, Ada Oknum OKP Diduga Lakukan Pemerasan Berkedok Pelantikan


172 view
Foto Dok
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani
Tapteng (SIB)
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani berang mendapat laporan dari aparaturnya terkait adanya oknum OKP di Kabupaten Tapanuli Tengah diduga melakukan pemerasan ke masyarakat dan instansi dengan kedok kegiatan pelantikan.

Atas laporan itu, Bakhtiar meminta kepada masyarakat Tapteng dan instansi pemerintah serta swasta agar tidak melayaninya, melainkan segera melaporkan ke polisi agar ditangkap dan diproses.

“Saya minta dan tegaskan kepada seluruh masyarakat Tapteng, dan instansi pemerintah serta swasta agar tidak melayani oknum-oknum OKP yang meminta uang dengan modus pelantikan juga kegiatan lainnya. Segera laporkan ke pihak yang berwajib atau ke Polres Tapteng agar diproses, karena itu tindakan yang meresahkan, apalagi di situasi sulit pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” tegas Bupati Taptrng melalui pesan WhatsApp kepada wartawan SIB, Sabtu (31/10).

Bupati pun meminta kepada Polres Tapteng agar segera menindaklanjuti apabila ada laporan dari masyarakat juga dari instansi atas dugaan tindakan pemerasan yang dilakukan oknum OKP, atau oknum LSM dengan modus kegiatan pelantikan dan kegiatan lainnya.

"Tidak bisa kita biarkan ada tindakan yang demikian. Saya selaku bupati siap menghadapinya, mau OKP apa pun itu, mau LSM apa pun itu, entah siapapun dekkingnya itu, siap kita hadapi. Pemerintah tidak boleh kalah dengan perbuatan yang demikian. Sekali lagi saya minta kepada seluruh masyarakat dan instansi pemerintah dan swasta serta Dinas-dinas di Pemkab Tapteng, agar tidak melayani oknum OKP, atau LSM yang diduga melakukan pemerasan dan menakut-nakuti. Segera laporan ke Polres Tapteng atau kepada saya selaku bupati. Saya pastikan akan diproses,” tandasnya.

Tidak lupa bupati juga mengapresiasi tindakan cepat dari Polres Tapteng atas pemalakan yang dilakukan warga baru-baru ini kepada sopir-sopir truk yang melintas di kawasan Batu Lubang.

"Jika tidak segera ditindak, perbuatan itu akan menjadi-jadi, dan masyarakat semakin resah," ujarnya. (BR7/c)

Penulis
: Redaksi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com