DPRD Labuhanbatu Setujui P-APBD 2020

* Banggar Minta Dibentuk Pansus Awasi Anggaran Covid-19 Rp 59 M

213 view
DPRD Labuhanbatu Setujui P-APBD 2020
Foto: Dok/Diskominfo
RANPERDA P-APBD 2020: Ketua DPRD Labuhanbatu Hj Meika Riyanti Siregar didampingi Wakil Ketua Abdul Karim Hasibuan, Hj Juraidah Harahap dan Arsyad Rangkuti menyerahkan dokumen persetujuan Ranperda P-APBD TA 2020 kepada Pjs Bupati Labuhanbatu Muhammad Fitriyus didampingi Sekda Muhammad Yusuf Siagian dan Kadis PPKAD Indra Sila, dalam rapat paripurna DPRD, Rabu (30/9/2020), di Gedung DPRD Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat. 
Rantauprapat (SIB)
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) tahun anggaran 2020, dalam rapat paripurna DPRD, Rabu (30/9) sore, di Gedung DPRD Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD tersebut, Saptono, menyampaikan laporan persetujuan Banggar dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Labuhanbatu Hj Meika Riyanti Siregar didampingi Wakil Ketua Abdul Karim Hasibuan, Hj Juraidah Harahap dan Arsyad Rangkuti, di hadapan pimpinan DPRD, Pjs Bupati, Sekda dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
"Hasil pembahasan bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Labuhanbatu tahun 2020, DPRD menyetujui Ranperda tersebut untuk menjadi peraturan daerah (Perda)," sebut Saptono membacakan laporan Banggar.

Ranperda P-APBD TA 2020 yang disetujui, dengan uraian sebagai berikut: Pendapatan daerah semula Rp1.409.550.711.425 berkurang Rp93.569.162.757. Sehingga pendapatan daerah setelah perubahan menjadi Rp1.315.981.548.668.
"Belanja daerah semula Rp1.489.550.523.425 berkurang Rp142.402.220.573, menjadi Rp1.347.148.302.852 setelah perubahan," sebutnya.

Sedangkan pembiayaan daerah penerimaan pembiayaan semula berjumlah Rp80.599.812.000 berkurang Rp48.883.057.816, menjadi Rp 31.766.754.184 setelah perubahan.

"Kemudian, pengeluaran pembiayaan semula Rp 600.000.000 tidak bertambah, dan jumlah pengeluaran pembiayaan setelah perubahan, tetap sebesar Rp 600.000.000," jelas Saptono.

Pada kesempatan itu, Banggar bersama tim menyampaikan saran kepada Pemkab Labuhanbatu membentuk panitia khusus, (Pansus) untuk mengawasi anggaran Covid-19. Tujuannya, memastikan penggunaan anggaran Covid-19 sebesar Rp59 miliar sesuai dengan peruntukannya dan tepat sasaran.

"Kita minta agar dibentuk Pansus mengawasi dana Covid-19, agar tidak menimbulkan polemik dan pertanyaan tentang sumber dana dan peruntukannya," ungkap Saptono, anggota DPRD dari PDIP.

Pjs Bupati Labuhanbatu Muhammad Fitriyus, menyampaikan terimakasih kepada DPRD yang telah menyetujui Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2020.

"Selanjutnya, Ranperda ini akan kita sampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara untuk dievaluasi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," sebut Fitriyus.

Katanya, dengan persetujuan Ranperda Perubahan APBD oleh DPRD Kabupaten Labuhanbatu, berarti Pemkab dan DPRD telah menyelesaikan seluruh agenda rencana keuangan tahunan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2020.

"APBD dimaksud merupakan pedoman dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan sesuai dengan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) yang telah ditetapkan sebelumnya. Walaupun kita saat ini dalam masa pandemi Covid-19, akan tetapi tugas dan tanggungjawab kita harus tetap kita lakukan," ujarnya. (BR6/c)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com