DPRD SU: Diskop dan UKM Segera Anggarkan Rekrutmen Tenaga PPKL dan Pendamping UKM

* Dari 12 Ribu Koperasi di Sumut Hanya Tinggal 5 Ribu Aktif

100 view
DPRD SU: Diskop dan UKM Segera Anggarkan Rekrutmen Tenaga PPKL dan Pendamping UKM
Foto Dok
Ahmad Hadian
Medan (SIB)
Sekretaris Komisi B DPRD Sumut, Ahmad Hadian SPdI meminta Dinas Koperasi dan UKM Sumut segera mengusulkan penganggaran rekrutmen tenaga PPKL (Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan) dan tenaga pendamping UKM di APBD Sumut TA 2022 untuk menyelamatkan koperasi di daerah ini.

“Honor rekrutmen tenaga PPKL dan tenaga pendamping UKM ini berasal dari APBD, sehingga Diskop dan UKM Sumut harus bisa mengalokasikannya di APBD TA 2022 jika ingin koperasi kembali bangkit menjadi sokoguru perekonomian bangsa sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi para pemuda dan sarjana potensial yang kita miliki,” kata Ahmad Hadian kepada wartawan, Jumat (10/9) di DPRD Sumut.

Ditambahkan politisi PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Sumut ini, berdasarkan data Diskop dan UKM Sumut yang disampaikan kepada Komisi B, ternyata pada 2020 terdapat 12 ribuan koperasi binaan provinsi.

Namun, katanya, di masa pandemi Covid-19 melanda Indonesia, terjadi perubahan yang sangat drastis, sebab dari 12 ribuan koperasi yang ada, hanya 5.000-an saja yang masih aktif menjalankan kegiatannya dan sekitar 7.000-an lagi sudah tidak aktif.

“Kita merasa miris dan sangat prihatin dengan kondisi koperasi kita yang tersungkur diterjang pandemi Covid-19, sehingga diharapkan Diskop dan UKM Sumut perlu segera membuat terobosan baru, untuk menyelamatkan koperasi di daerah ini," ujar anggota dewan Dapil Asahan, Tanjung Balai dan Batubara ini.

Ditambahkan Sekretaris Fraksi PKS ini, berdasarkan penjelasan Diskop dan UKM Sumut kepada Komisi B, tidak aktifnya ribuan koperasi binaan Pemprov Sumut itu diakibatkan pandemi Covid-19 yang terus berlangsung serta belum semua pengurus koperasi memahami tupoksinya

"Bahkan, banyak di antaranya belum mengetahui bagaimana meng-input data laporan online, serta bagaimana cara melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan sejenisnya, serta kesulitan dalam hal melakukan pembinaan terhadap pengurus koperasi tersebut," tandasnya.

Apalagi tenaga PPKL yang ada di Sumut, hanya 35 orang yang seluruhnya didominasi rekrutmen Kementerian Koperasi (honor mereka dibayar pusat), sehingga koperasi di Sumut mengalami kevakuman.

Berkaitan dengan itu, Hadian mengimbau jajaran Diskop dan UKM Sumut hendaknya lebih kreatif dan mampu melakukan terobosan-terobosan positif untuk kemajuan Sumut yang bermartabat. (A4/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com