DPRD SU: Tiga Tahun Kepemimpinan Edy Rahmayadi Belum Bisa Berikan yang Terbaik

* APBD Sumut Tidak Berbasis Data Pemetaan Persoalan Serta Kebutuhan Masyarakat

254 view
DPRD SU: Tiga Tahun Kepemimpinan Edy Rahmayadi Belum Bisa Berikan yang Terbaik
Foto Dok
Mangapul Purba SE
Medan (SIB)
Fraksi PDI Perjuangan menilai, tiga tahun Pemrov Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi belum bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Kegagalan itu disebabkan APBD Sumut dari tahun ke tahun tidak berbasis data yang valid berdasarkan pemetaan persoalan dan kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut terungkap dalam pendapat akhir F-PDI Perjuangan DPRD Sumut terhadap Nota Keuangan dan Rancangan P-APBD Sumut TA 2021 yang dibacakan juru bicaranya Mangapul Purba pada rapat paripurna DPRD Sumut yang dipimpin Ketua Dewan Drs Baskami Ginting didampingi Wakil Ketua Dewan Harun Mustafa Nasution, Irham Buana Nasution dan dihadiri Wagub Sumut Musa Rajekshah, Rabu (22/9) di DPRD Sumut.

Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan, bahwa evaluasi anggaran dari tahun ke tahun sesungguhnya telah memberikan hamparan data yang cukup banyak, ditambah data-data yang berikan anggota DPRD Sumut hasil kunjungan kerja ke dapil, reses dan kegiatan-kegiatan lain yang telah disampaikan pada rapat paripurna dewan yang dihadiri Gubernur.

"Sebenarnya data yang disampaikan dapat menjadi jalan bagi Pemrov Sumut melakukan pemetaan terhadap persoalan dan kebutuhan masyarakat, sehingga alokasi anggaran pembangunan disesuaikan dengan persoalan dan kebutuhan masyarakat, seperti pertanian, pendidikan, kesehatan dan fasilitas umum," katanya.

Dengan demikian alokasi anggaran pembangunan benar-benar bisa menjawab berbagai persoalan dan bisa menyentuh kebutuhan masyarakat Sumut.

Tapi faktanya, ujar F-PDI Perjuangan, ternyata Gubernur sering merusak hamparan data saat memberikan jawaban-jawaban normatif dan apologatif dari pertanyaan, pernyataan serta persolaan kebutuhan masyarakat yang disampaikan oleh anggota legislatif.

Fraksi PDI Perjuangan berharap Gubernur dan seluruh perangkatnya tidak mengulangi kesalahan yang sama untuk dua tahun sisa masa jabatannya dan alangkah baiknya duduk bersama melakukan pemetaan persoalan dan kebutuhan masyarakat untuk menyusun alokasi anggaran pembangunan ke depan, agar benar-benar tepat sasaran.

Menurut F-PDI Perjuangan, dalam dua tahun terakhir sisa masa jabatan Edy Rahmayadi, akan membuka peluang untuk mendapatkan dukungan maju kembali sebagai calon Gubernur periode 2024-2029 jika data dan pemetaan yang dialokasikan di APBD Sumut sesuai dengan persoalan dan kebutuhan masyarakat.

"Tentunya kami akan memberikan apresiasi dan mungkin saja dukungan atas keinginan untuk melanjutkan pada periode kedua, dengan syarat dalam dua tahun anggaran tersisa masa kerja periode pertama, Gubernur benar-benar memperhatikan persolan dan kebutuhan masyarakat," tegas Fraksi PDI Perjuangan.(A4/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com