DPRD SU Minta BBPJN II Keruk Batu Besar Rawan Ambruk di “Jalur Maut” Sibolangit


218 view
DPRD SU Minta BBPJN II Keruk Batu Besar Rawan Ambruk di “Jalur Maut” Sibolangit
Foto Dok
Ingan Amin Barus, Salmon Sumihar Sagala
Medan (SIB)
Komisi D DPRD Sumut meminta BBPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional) II Medan untuk segera menurunkan alat berat mengeruk atau meruntuhkan batu-batu besar yang kondisinya sangat rawan ambruk di “jalur maut” Sibolangit Km 37 jalan Medan-Berastagi, guna menghindari terjadinya longsor susulan yang bisa menimpa pengguna jalan.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi D DPRD Sumut Ingan Amin Barus dan Salmon Sumihar Sagala kepada wartawan, Jumat (26/11) di DPRD Sumut menanggapi keresahan masyarakat pengguna jalan terhadap bongkahan bebatuan besar yang berada di jalur maut Sibolangit.

Seperti diketahui, bekas longsoran di jalur maut Sibolangit yang menimpa kendaraan serta menewaskan penumpangnya di tikungan Lau Kaban PDAM Tirtanadi baru-baru ini, masih menyisakan tanda-tanda akan bahaya longsor susulan.

"Di tebing bekas longsoran itu masih tergantung batu-batuan yang besar dan suatu saat akan runtuh akibat getaran truck bermuatan berat melintas di kawasan itu. Ini perlu menjadi perhatian serius dari BBPJN II Medan, jangan sampai ada lagi korban berikutnya ditimpa longsoran batu," tandas politisi Partai Gerindra ini.

Ditambahkan Salmon Sagala, akibat masih rawannya ambruk batu-batu besar dari atas bukit bekas longsor dengan ketinggian sekitar 20 meter tersebut, masyarakat jadi takut dan trauma melintas di jalur maut dimaksud, sehingga akan berpengaruh bagi kunjungan wisatawan ke Kota Berastagi.

"Jika kita melihat posisi batu-batu besar di bekas longsor itu, kita pasti merasa was-was. Suatu saat pasti ambruk, karena truk besar dan kendaraan lainnya tiap hari melintas dibawahnya, tentunya tebing terjal bergetar, sehingga bebatuan pun rawan runtuh," tandas Salmon.

Menurut kedua anggota dewan Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat ini, jika batu-batuan itu tidak segera dikeruk atau diruntuhkan, resiko maut akan tetap mengintai masyarakat pengguna jalan, apalagi jika hujan turun sangat rawan melintas di jalur maut tersebut.

Ingan Amin Barus dan Salmon Sagala meminta BBPJN II Medan segera turun tangan dengan menerjunkan alat berat mengeruk dan meruntuhkan batu-batu besar di bekas longsoran jalur maut Sibolangit, sebelum ada korban berikutnya, karena itu merupakan permintaan masyarakat yang terus dihantui ketakutan melintasi kawasan itu. (A4/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com