Dana Bantuan Sukarela ASN dan Swasta Untuk Penanganan Covid-19 Tahun 2020 di Dairi Dipertanyakan


132 view
Dana Bantuan Sukarela ASN dan Swasta Untuk Penanganan Covid-19 Tahun 2020 di Dairi Dipertanyakan
Istimewa
Ilustrasi dana bantuan. 
Sidikalang (SIB)
Bantuan sukarela aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi dan sumbangan pihak swasta berupa uang, untuk penanganan Covid-19 tahun 2020 dipertanyakan.

Diduga hanya sebagian pemberi sumbangan khususnya dari pihak swasta tertera dalam daftar pemberi sumbangan. Demikian juga dengan penyaluran bantuan setelah uang bantuan tersebut dibelanjakan bahan makanan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Dairi, Dekman Sitopu, Rabu (15/9) dikonfirmasi lewat pesan elektronik mengatakan, data tentang jenis barang, penggunaan/penyaluran alat pelindung diri (APD) dan bahan pangan yang disumbang swasta untuk penanganan Covid-19 tahun 2020, silahkan dimintakan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sedangkan data penggunaan dana yang bersumber dari bantuan sukarela ASN bisa ditanyakan kepada Kabag Perekonomian, Lipinus Sembiring.

Kemudian Dekman menerangkan, total sumbangan ASN, pihak swasta dan Pemprov Sumut berupa beras kepada masyarakat senilai Rp 411 juta lebih.

"Bantuan Pemprov Sumut berupa beras bila dirupiahkan senilai Rp 60.177.312. Jumlah sumbangan ASN dan swasta lebih kurang Rp 351 juta lebih," kata Dekman.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setda Dairi Lipinus Sembiring yang dihubungi secara terpisah, menerangkan, anggaran yang bersumber dari bantuan sukarela ASN dan pihak swasta Rp 226 juta lebih. Anggaran itu digunakan untuk pembersihan, pengemasan dan transportasi beras sebanyak 100 ton bersumber dari eks Bea Cukai Belawan, pembelian minyak goreng, kalender imbauan protokol kesehatan (Prokes), gula pasir dan mi instan.

Rincian penggunaan dana tersebut kata dia, untuk pembersihan, pengemasan dan transportasi beras eks Bea Cukai Rp 95 juta. Dari 100 ton beras setelah dikemas menghasilkan 2.973 zak/ ukuran 15 kilogram (Kg) dan ukuran 20 Kg sebanyak 2.527 zak. Pembelian minyak goreng sebanyak 5.500 liter Rp 68 juta lebih.

Kemudian pengadaan kalender imbauan Prokes sebanyak 5.500 eksemplar senilai Rp 39 juta, gula pasir 245 kg Rp 3 juta lebih dan mi instan 25 dus Rp1.250.000.

Sedangkan sasaran bantuan bahan makanan yakni tenaga honorer di lembaga vertikal seperti Polres, kejaksaan, Pengadilan Negeri, Kementerian Agama, Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak 135 paket.

Kemudian honorer di organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Dairi sebanyak 1.646 paket, honorer di Kecamatan yakni guru SD dan SMP sebanyak 3.719 paket. "Jadi total bantuan yang dibagikan 5.500 paket," katanya.

Ditanya tentang sisa uang bantuan sukarela ASN dan pihak swasta, Lipinus mengaku, tidak mengetahuinya. Ia mengaku terlibat hanya dalam penggunaan dana Rp 266 juta.(B03/d)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com