Dapat Gelar 'Kampung Paten",Gapoktan Nagori Bah Sampuran Butuh Perhatian Pemerintah


301 view
Dapat Gelar 'Kampung Paten",Gapoktan Nagori Bah Sampuran Butuh Perhatian Pemerintah
Foto : Graphic: Istimewa
Ilustrasi
Tiga Balata (SIB)
Kelompok Tani (Gapoktan) Nagori (Desa) Bah Sampuran Kecamatan Jorlang Hataran yang mendapat gelar sebagai 'Kampung Paten' membutuhkan perhatian pemerintah agar para kelompok tani dapat meningkatkan produksi pertanian untuk swasembada dan ketahanan pangan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Gapoktan Nagori Bah Sampuran Lintong Siahaan kepada SIB, Minggu (13/12) di Tiga Balata.

Siahaan mengatakan, Nagori Bah Sampuran telah terpilih dan diresmikan oleh Unsur Pimpinan Kecamatan Jorlang Hataran sebagai 'Kampung Paten' karena dinilai sebagai kampung yang memiliki lahan pertanian, perikanan dan peternakan untuk menopang seluruh jenis kebutuhan masyarakatnya dan sebagai desa percontohon mempertahankan swa-swambada pangan dari 12 desa se-Kecamatan Jorlang Hataran.

Untuk itu, kata dia para Gapoktan di Nagori Bah Sampuran membutuhkan dukungan pemerintah, baik dari sarana dan prasarana pertanian, pupuk, bantuan ternak unggul, bibit padi unggul dan obat-obatan pertanian sehingga 10 kelompok tani yang beranggotakan 20-45 petani di Nagori Bah Sampuran dapat meningkatkan produksi pertanian dan peternakan untuk swasembada pangan.

Diakuinya, selama ini para kelompok tani kerap kurang diperhatikan sehingga produksi pertanian kurang maksimal dan tertib pola tanam kerap terlambat akibat kekurangan prasarana dan sarana pengelolahan lahan termasuk kekurangan pupuk dan obat-obatan pertanian.

Sementara itu, Kepala Desa Bah Sampuran Muara Pardede ketika dimintai tanggapannya menyampaikan desa binaannya telah resmi sebagai kampung paten dan 10 kelompok tani di desa binaannya layak mendapat bantuan sehingga bersemangat dalam meningkatkan produksi pertanian padi dan palawija dari 25-60 hektar lahan yang dikelola setiap kelompok tani.

"Kita akan terus berupaya dan mendukung para petani di Nagori Bah Sampuran agar terus meningkatkan produksi pertanian sebagai 'Kampung Paten' sehingga sebagai desa penyumbang pangan ke desa lain," kata Pardede.(S12/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com