Diduga Kejar Kontrak, Perbaikan Jalan Provinsi di Palas Asal Jadi


1.717 view
Diduga Kejar Kontrak, Perbaikan Jalan Provinsi di Palas Asal Jadi
(Foto: SIB/Dok Robert Nainggolan)
RUSAK: Kondisi jalan di Padanglawas yang baru sebulan dikerjakan pihak PT Waskita kondisinya sudah rusak. 
Padanglawas (SIB)
Pengerjaan proyek multi years peningkatan jalan Provinsi Sumatera Utara di wilayah Kabupaten Padanglawas (Palas) dengan estimasi sepanjang 34 Km, dilaksanakan PT Waskita Karya (WK), PT Sumber Mitra Jaya (SMJ) dan PT Pijar, dinilai asal jadi, demi progres kontrak 2023.
Hal itu terlihat dari kondisi ruas jalan yang baru sebulan dihampar di Sihaporas batas Kabupaten Paluta-Paringgonan, Kecamatan Ulu Barumun, ruas jalan Paringgonan-Sibuhuan, ruas jalan batas Paluta-Aek Nabara Tonga, ruas jalan Aek Nabara Tonga-Sibuhuan, ruas jalan Sibuhuan-Ujung Batu, dan ruas jalan Ujung Batu hingga ke perbatasan Riau, sudah rusak dengan kondisi ambles, ditambal dan retak-retak serta mudah terkelupas.
Dego masyarakat Padanglawas sangat bersyukur jalan sudah diperbaiki, namun ia sangat menyesalkan pelaksana proyek yang diduga hanya mengejar kontrak hingga akhir Desember 2023 tanpa memperhatikan mutu kualitas fisik.
"Masa iya PT Waskita yang bernaung di BUMN bisa-bisanya mengerjakan perbaikan jalan di Palas ini asal jadi, baru sebulan dikerjakan sudah banyak yang amblas, retak-retak dan mudah terkelupas. Saya meyakini akhir tahun 2023 proyek ini selesai, namun tahun 2024 kita pasti merasa kecewa, kualifikasi Waskita sepadan dengan kualitas fisik jalan," kata Dego, Selasa (5/12).
Kualitas jalan itu juga dikeluhkan Hasibuan warga Desa Sangkilon Kecamatan Lubuk Barumun. Dia menyebut perngerjaan jalan yang dilakukan terkesan hanya kamuflase, karena faktanya baru sebulan usia jalan sudah amblas dan membahayakan pengguna jalan.
"Dulunya memang di bawah jalan itu ada gorong-gorong, namun saat dikerjakan sepertinya base dan aspal langsung main timbun, maka jalan itu amblas, sehingga banyak pengendara roda dua kecolongan dan jatuh. Sepertinya pengerjaan proyek itu tidak ada diawasi pihak Dinas PU Provinsi," keluh Hasibuan.
Mandor PT Waskita bermarga Sinaga saat dikonfirmasi SIB terkait jalan yang baru sebulan dihampar kondisinya sudah rusak, mengatakan kerusakan adalah tanggungjawab perusahaan dan akan diperbaiki.
"Kalau jalan itu ada yang rusak akan diperbaiki, kan ada retensi untuk itu, sedangkan terkait mutu kualitas itu rahasia perusahaan, silahkan tanyakan ke pemilik proyek Pak Edy Rahmayadi eks Gubernur Sumatera Utara dan pihak UPTTJ Gunung Tua," kata Sinaga dengan nada tinggi. (**)
Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com