Diduga Terlambat Ditangani Pihak RSUD Sidikalang, Janin Dalam Kandungan Meninggal

Direktur RSUD Sidikalang "Kita Cek Dulu"

5.164 view
Diduga Terlambat Ditangani Pihak RSUD Sidikalang, Janin Dalam Kandungan Meninggal
(Foto/SIB Tulus Tarihoran)
KECEWA: Egi Pranata Ginting mengaku kecewa kepada petugas RSUD Sidikalang, dimana anak pertamanya meninggal dalam kandungan diduga terlambat ditangani, Selasa (15/6/2021) di RSUD Sidikalang.
Sidikalang (harianSIB.com)
Pasien melahirkan diduga terlambat mendapat pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang, mengakibatkan janin dalam kandungan meninggal, Selasa (15/6/2021).

"Pasien sudah tiba di RSUD Sidikalang sejak pukul 07.00 WIB, tetapi tindakan dari pihak rumah sakit tidak ada," kata Egi Pranata Pinem (23) suami dari Sritega Ginting (24) pasien yang datang ke rumah sakit untuk melahirkan, Selasa (15/6/2021) di areal RSUD Sidikalang.

Janin sudah meninggal dalam kandungan. Padahal, sesuai informasi dari istrinya, katanya, janin masih berkontraksi dalam kandungan setelah tiba di RSUD Sidikalang.

Pihak rumah sakit tidak langsung memberikan pertolongan, bahkan sempat diover dari poliklinik ke UGD, kemudian disuruh ke ruang FK kemudian disuruh kembali ke poliklinik.

Kata petugas, lanjut Egi, belum ada tanda- tanda Sritega hendak melahirkan dan diminta menyelesaikan berkas- berkas, agar bisa segera ditangani.

"Pasien tidak langsung ditangani. Pasien dibawa ke rumah sakit yang pasti karena ada keluhan," katanya.

Pasien dibawa USG/ ultrasonografi rumah sakit, setelah keluarga marah- marah dan berkas selesai. Hasil USG, janin sudah meninggal dalam kandungan," ucapnya.

Egi Pranata mengaku kecewa dengan pihak RSUD Sidikalang, istrinya yang sudah merasakan kesakitan tidak segera ditangani. Bahkan janin yang merupakan anak pertamanya itu meninggal dalam kandungan.

Direktur RSUD Sidikalang, dr Sugito Panjaitan didampingi dr Mei Sitanggang kepada jurnalis koran SIB Tulus Tarihoran di ruangannya mengaku, belum mengetahui informasi adanya pasien melahirkan terlambat ditangani mengakibatkan janin meninggal dalam kandungan. Kemudian diakuinya, dokter spesialis kandungan ada yang jaga hari ini di RSUD Sidikalang.

"Yang jelas kita cek dulu," kata Sugito Panjaitan.(*)

Editor
: Robert /Eva R Pelawi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com