Diduga Tertular Omicron, Seorang WNA Dirawat di RS Royal Prima


289 view
Diduga Tertular Omicron, Seorang WNA Dirawat di RS Royal Prima
The Guardian
Ilustrasi hasil tes Covid-19 varian Omicron 
Medan (harianSIB.com)
Seorang warga negara Irlandia Utara (Inggris Raya) terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan di RSU Royal Prima Medan, Rabu (5/1/2022). Warga negara asing yang berinisial JIA berusia 60 tahun tersebut, diduga tertular Covid-19 varian Omicron.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Aris Yudhariansyah mengakui pasien berkebangsaan luar negeri itu terkonfirmasi positif corona.

Akan tetapi, yang bersangkutan belum pasti terinfeksi Omicron. "Dia (JIA) masih terkonfirmasi positif (corona), belum pasti Omicron," kata Aris.

Menurutnya, untuk memastikan seorang pasien terkonfirmasi Omicron harus melalui pemeriksaan lebih lanjut, salahsatunya WGS (Whole Genom Sequencing).

"Belum dilakukan WGS. Kita belum bisa memastikan dia (tertular) Omicron, karena harus ada pemeriksaan lagi. Pasien masuk rumah sakit tadi (Rabu) pagi," ujarnya.

Ia menjelaskan, pasien tersebut terkonfirmasi positif corona saat di Singapura pada Selasa (4/1/2022). Selanjutnya ke Medan setelah dari Jakarta.

"Dia dari Belgia, lalu ke Singapura, Jakarta, dan Medan. Saat tiba di Medan dan diperiksa petugas KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan), ternyata positif (corona) juga. Selanjutnya, dikarantina di rumah sakit (RSU Royal Prima)," terangnya.

Ia mengatakan sampel pasien telah diambil pihak KKP Bandara Kualanamu dan dikirim ke Balitbangkes Kemenkes untuk diperiksa lebih lanjut.

"Kita masih menunggu hasil pemeriksaan sampel yang dilakukan itu. Untuk mengantisipasi penularan kasus baru, makanya pasien diisolasi di rumah sakit," sambungnya.

Disinggung jika nantinya WN Irlandia Utara itu terkonfirmasi Omicron, Aris menyatakan, tentunya dilakukan perawatan.

"Kita tangani, rawat dia dengan standar penanganan Covid-19. Selain itu, kita lalukan tracing yang di Indonesia terutama di Medan, siapa yang menjadi kontak erat dia. Tapi, yang pasti sekarang ini belum Omicron dan jangan panik," tutupnya. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com