Dijanjikan Kerja, Pasutri Asal Tarutung Terlantar di Tanjungbalai


2.586 view
Dijanjikan Kerja, Pasutri Asal Tarutung Terlantar di Tanjungbalai
(Foto: harianSIB.com/Regen Silaban)
DIBERANGKATKAN: Pasutri asal Tarutung bersama seorang anak balita diabadikan sebelum diberangkatkan  PBB dari Tanjungbalai menuju kampung halamannya, Rabu (21/7/2021), sekitar Pukul 17.00 WIB. 
Tanjungbalai (harianSIB.com)
Dijanjikan pekerjaan, sepasang suami-istri (pasutri) diketahui bermarga Pasaribu dengan boru Lumbantobing bersama satu anak laki-laki yang masih balita, terlantar selama 24 jam di Tanjungbalai.

Beruntung pada Rabu (21/7/2021), sekitar Pukul 17.00 WIB, pasutri tersebut mendapat pertolongan dari warga yang memberikan makan dan kemudian menghubungi wadah Pemuda Batak Bersatu (PBB) untuk membantu pemulangan pasutri tersebut ke kampung halamannya.

Dari keterangan Pasaribu saat ditanyai wartawan, mereka tiba di Tanjungbalai pada Selasa (20/7/2021). Sejak itu hingga saat ini, mereka terlantar tanpa tujuan yang jelas hingga mencoba meminta bantuan kepada warga di sepanjang Jalan Sudirman Tanjungbalai.

Sesuai pengakuan Pasaribu, dirinya bersama istri dan anaknya berangkat dari kampung halamannya karena diiming-imingi seseorang untuk dipekerjakan di Tanjungbalai. Namun, setibanya di Tanjungbalai, orang yang dimaksud tidak kunjung menjemput mereka di loket bus yang telah dijanjikan sebelumnya.

"Kami tidak punya uang lagi, karena untuk ongkos ke sini pun kami harus menjual handphone. Namun sebelum berangkat dari Tarutung, kami sudah berkomunikasi ke orang yang menjanjikan pekerjaan itu untuk dijemput di loket yang telah disepakati. Tapi sampai sekarang tak kunjung datang. Saat dihubungi HP-nya tak aktif lagi," tutur Pasaribu yang berterima kasih kepada warga dan PBB yang telah membantu dirinya.

Sementara itu, Sekretaris DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Tanjungbalai, Fendri Simangunsong usai memberangkatkan Pasutri itu menuju kampung halamannya mengatakan, tindakan yang dilakukan PBB adalah bentuk sosial terhadap warga yang membutuhkan pertolongan.

"Sebagai wadah pemuda Batak, sudah berkewajiban untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan. Puji Tuhan atas rasa kepedulian, setelah mendapat informasi, kami langsung turun dan saat ini pasutri itu sudah kami berangkatkan melalui bus menuju kampung halamannya. Dan kami juga telah membekali ongkos serta makanan agar mereka bisa tiba ke tujuan dengan sehat bertemu keluarganya," katanya. (*)

Penulis
: Regen Silaban
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com