Dilaporkan Masyarakat Kerap Lakukan Pungli, Wali Kota Copot Lurah Sidorame Timur


367 view
(Foto : Dok/Diskominfo Medan)
Copot Lurah : Wali Kota Medan Bobby Nasution (paling kiri) menginterogasi dan mencopot Lurah Sidorame Timur Hermanto (kanan) saat melakukan inspeksi di Kantor Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (23/4/2021).
Medan (SIB) -Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan inspeksi mendadak ke Kantor Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (23/4/2021). Sidak tersebut menindaklanjuti banyaknya laporan masyarakat terkait pungutan liar dengan modus meminta uang pengurusan yang kerap dilakukan Lurah Sidorame Timur Hermanto dan stafnya.

Dalam sidak itu, Wali Kota langsung mencopot Lurah Sidorame Timur Hermanto dan Kasi Pembangunan Dina Simanjuntak dari jabatannya untuk sementara waktu, sembari dilakukannya investigasi dari internal Pemko Medan.

"Masyarakat sudah susah kok dimintai uang lagi pak. Bahaya loh ini. Saya tidak suka kalau begini caranya," kata Bobby kepada Hermanto.

Menanggapi hal itu, Hermanto sempat berkelit dan membantah tuduhan pungli yang dialamatkan kepada dirinya dan jajarannya. Tak mau aksi pungli terus terjadi di jajaran Pemko Medan, Bobby Nasution kemudian menunjukkan bukti rekaman video yang menampilkan tindakan permintaan uang kepada masyarakat untuk pengurusan sesuatu.

"Jadi bapak tidak ada pungli, tidak mengaku? Ini saya ada rekamannya loh, kita buka ya video dan rekaman suaranya," kata Bobby.

Sembari menunjukkan rekaman yang menampilkan permintaan sejumlah uang kepada masyarakat itu, Bobby juga menjelaskan dalam rekaman itu juga terdengar suara Kasi Pembangunan Dina Simanjuntak.

"Ini jelas suara ibu juga ada, kok bilang jangan mau diatur masyarakat ? Jadi siapa lagi yang mengatur kita kalau bukan masyarakat. Kita kan bekerja untuk melayani. Jangan malah dikutip uang begitu, walau bahasanya seikhlas hati, itu tidak benar," kesal Bobby.

Bobby mengatakan demi memutus mata rantai pungli di Kelurahan Sidorame Timur tersebut, dirinya secara tegas mengambil tindakan pencopotan Hermanto serta Dina Simanjuntak dari jabatan Lurah dan Kasi Pembangunan. "Sudah bapak jangan jadi lurah lagi, ibu juga," tegasnya.

Sementara, Kepling Lingkungan 13 Reswandi Siregar membenarkan dugaan lungli yang kerap terjadi di Kelurahan Sidorame Timur. Di hadapan Bobby, Reswandi membenarkan beberapa item pengurusan dimintai uang jika urusan masyarakat ingin selesai.

"Beragam pak, ada urusan administrasi penduduk, surat domisili, SKU. Jumlah punglinya bervariasi. Ya intinya harus ada ingot-ingotnya pak," terang Reswandi yang lantas minta perlindungan kepada Wali Kota.

Bobby pun menjamin tindakan Kepling tidak salah. "Ini yang melapor langsung masyarakat. Saat ini zaman sudah maju. Saya setiap hari menerima laporan masyarakat via media sosial saya. Dan itu saya baca dan akan ditindak segera kalau merugikan masyarakat," papar Bobby.

Dalam kesempatan itu, Hermanto menerima wali kota mencopot dirinya dari jabatan Lurah Sidorame Timur. Selanjutnya Bobby memperingatkan seluruh jajaran Kelurahan Sidorame Timur agar tidak mengikuti cara-cara yang telah dilakukan Hermanto.

"Saya terima dan saya mendukung program pak wali untuk memajukan Kota Medan. Tapi saya tidak ada meminta kepada masyarakat. Mungkin masyarakat sudah tidak suka dengan saya," kata Hermanto yang telah delapan tahun menjabat lurah di Sidorame Timur.

Pantauan di lokasi, sejumlah masyarakat juga secara jelas mengeluhkan soal tarif pengurusan Surat Keterangan Usaha (SKU) yang mencapai Rp200 ribu. "Mana mau di sini kalau ngurus bayar Rp20 ribu, minimal 50 ribu," teriak warga selepas Bobby beranjak dari kantor lurah tersebut.

Sementara seorang warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya menyebutkan, dirinya untuk mengurus berkas surat domisili diminta Rp200 ribu. (*)

Penulis
: Roy marisi simorangkir
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Tag:pungli
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com