Dinas Koperasi Pematangsiantar Siapkan Pinjaman Dana Bergulir Rp 1,2 M untuk Pelaku UMKM


383 view
Dinas Koperasi Pematangsiantar Siapkan Pinjaman Dana Bergulir Rp 1,2 M untuk Pelaku UMKM
Foto: Ist/harianSIB.com
Plt Kepada Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Herbet Aruan SPd MH

Pematangsiantar (SIB)

Hingga pertengahan April 2022, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Kota Pematangsiantar masih menyiapkan pinjaman dana bergulir kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan koperasi di Kota Pematangsiantar.


"Saat ini, dana bergulir yang bisa kita gulirkan Rp 1.213.855.966. Stanbay ini sekarang, mau kita gulirkan. Jadi, siapa pelaku UMKM dan koperasi yang mau menggunakan ini, silahkan," kata Plt Kepada Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Herbet Aruan SPd MH saat diwawancarai SIB di kantornya, Kamis (21/4).


Herbet menjelaskan, setiap UMKM diperbolehkan mengajukan pinjaman dana bergulir maksimal Rp 150 juta, koperasi paling tinggi Rp 200 juta dan harus berdomisili di Kota Pematangsiantar. "Syaratnya, harus ada NIB (untuk UMKM), kalau koperasi harus ada NIK nya dan sertifikat tanah sebagai agunannya dan harus wilayah Kota Pematangsiantar, bulan Februari 2022 lalu, sudah digulirkan Rp 490 juta untuk satu koperasi dan 3 pelaku usaha," ujarnya.


Selain itu, Herbet juga mendorong para pelaku UMKM dan koperasi di Kota Pematangsiantar untuk bisa memanfaatkan pinjaman dana bergulir dengan jumlah besar melalui lembaga pengelola pinjaman dana bergulir di Jakarta.


"Jadi ini mau kita dorong, saya bilang sama UMKM UMKM itu, ini masih di Siantar, kalau kalian mau, sampai miliaran rupiah bisa kita kasih dari Lembaga Pengelola Pinjaman Dana Bergulir di Jakarta. Itu juga sudah kita gaungkan kepada semua koperasi, ayo manfaatkan ini," kata Herbet sembari mengatakan bahwa jumlah UMKM di Kota Pematangsiantar saat ini sebanyak 26.869 UMKM.


Herbet juga mengaku, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar bekerja sama dengan Bank Indonesia Cabang Pematangsiantar telah melakukan pelatihan, sehingga para pelaku UMKM mengetahui bagaimana cara mengelola dan mengembangkan UMKM untuk lebih baik ke depan.


Dia juga sedang merencanakan, membentuk koperasi UMKM yang memiliki produk sejenis, sehingga lebih bermanfaat kepada UMKM itu sendiri. "Dalam waktu dekat saya akan koperasi kan UMKM yang sejenis, apa manfaat yang dia terima, secara otomatis kerena dia kelompok dalam koperasi, maka terikut kepada yang lain, ilmu yang dia terima bisa juga disalurkan di koperasi itu," katanya.


"Kalau jadi nanti koperasi ini, saya yakin akan lebih cepat pertumbuhannya, karena dia sudah kelompok, bukan lagi satu satu tapi sudah kelompok besar. Contoh, petenun, sempat orang ini menyatu, seratus saja petenun, coba bayangkan.


Membeli benang mereka, tidak perlu lagi ke toke-toke, langsung saja kita tembus nanti ke pabriknya. Jadikan lebih murah, kurang membeli benang ini, kita pinjam uang, mau berapa uang yang mereka butuhkan, dinas kita siap susuai dengan kemampuannya, dan akan kita sambungkan dengan LPDP tadi, untuk menambah modal yang lebih besar," ujarnya sembari berpesan, tetap semangat, jangan takut takut, pemerintah siap menjembatani.


Disampaikan juga, ke depan, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar bersama Wali Kota Pematangsiantar akan menggandeng pengusaha-pengusaha besar di Pematangsiantar agar memberi perhatian kepada pengembangan UMKM di Kota Pematangsiantar. (D8/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com