Dinas PUPR Simalungun Sebut Proyek Rabat Beton di Tigabalata Sesuai Bestek


140 view
Dinas PUPR Simalungun Sebut Proyek Rabat Beton di Tigabalata Sesuai Bestek
Foto: SIB/Linggom Parhusip
RABAT BETON: Badan jalan rabat beton di Lingkungan Parluasan, Kelurahan Tigabalata, Kecamatan Jorlanghataran, Kabupaten Simalungun, lebih tinggi sehingga mengganggu kenyamanan pengendara. Foto diambil, Senin (15/11).
Simalungun (SIB)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Simalungun, Udur Purba mengatakan, proyek pembangunan rabat beton di Lingkungan Parluasan, Kelurahan Tigabalata, Kecamatan Jorlanghataran, sudah sesuai aturan pelaksanaan pekerjaan bangunan.

"Sudah sesuai bestek, sudah sesuai perencanaan," kata Udur di Pamatangraya, Selasa (30/11), seperti dilansir dari harianSIB.com.

Hal itu dikatakan Udur menanggapi pernyataan Bupati Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM Lira), Hotman Petrus Simbolon, belum lama ini.

Menurut Hotman, pembangunan ratusan meter rabat beton di Lingkungan Parluasan perlu dibenahi karena beram jalan tidak ditimbun, sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat.

"Bangunan rabat beton di Kelurahan Tigabalata lebih tinggi daripada pemukiman masyarakat sehingga menimbulkan beram jalan yang tidak dapat dijangkau roda dua, khususnya hendak masuk ke rumah," tutur Hotman.

Ia menilai perencanaan dan fungsi pembangunan jalan rabat beton sebaiknya memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai motto Bupati Simalungun dan bukan untuk mengganggu atau mempersulit aktivitas masyarakat.

Hotman menyayangkan, proyek peningkatan jalan rabat beton dan lapisan penetrasi di Tigabalata tanpa plang proyek, sehingga asal usul dan jumlah dana pembangunan tidak diketahui masyarakat.

"Kita meminta beram jalan rabat beton di lingkungan Perumnas Tigabalata ditimbun, agar dapat memberikan kenyamanan serta selayaknya memasang plang proyek," ujarnya.

Di lokasi, tampak kegiatan pembangunan rabat beton dan lapen telah rampung dikerjakan dan badan jalan lebih tinggi dari lingkungan masyarakat. Terlihat masyarakat pengguna roda dua masih memilih melintas dari tepi badan jalan akibat ketebalan rabat beton tidak terjangkau kendaraan. (SS15/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com