Dituduh Terobos Batas Perairan, 10 Nelayan Pantailabu-Deliserdang Ditangkap Aparat Malaysia


203 view
Dituduh Terobos Batas Perairan, 10 Nelayan Pantailabu-Deliserdang Ditangkap Aparat Malaysia
Foto: Dok/HSNI Deliserdang
SAMPAN: Dua sampan yang digunakan nelayan Pantailabu, saat ini ditangkap aparat Malaysia, Minggu (3/10).
Lubukpakam (SIB)
Dituduh menerobos batas perairan laut wilayah negara jiran, 10 orang nelayan asal Desa Paluhsibaji Kecamatan Pantailabu Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumut, ditangkap dan diamankan pihak Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM), Minggu (3/10) pukul 08.00 WIB.

Informasi dihimpun SIB, Rabu (6/10), kesepuluh nelayan dengan menggunakan 2 sampan (perahu) sedang mencari ikan di perairan laut Selat Malaka. Selanjutnya kedua sampan beserta nelayannya diamankan dengan tuduhan sudah memasuki wilayah teritorial Malaysia tanpa izin.

Kesepuluh nelayan asal Dusun IV Desa Paluhsibaji itu adalah, Agus Salim (25), Mhd Ali Topan (19), Agus Tami Tanjung (47), Rizky Alamsyah (21), Aldi (17), Mhd Ali Hatari (19), Abdulah Sani (25), Agus Syahputra (25), Robi Hermanwan Silalahi (25), dan Juma (27).

Mereka kini diamankan oleh aparat negara Malaysia beserta kedua perahu dan alat tangkap ikan yang mereka gunakan ke dermaga Malaysia, untuk menjalani pemeriksaan dengan tuduhan melanggar batas zona penangkapan ikan.

Ketua HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Kabupaten Deliserdang, Kamaruzzaman Sag, ketika dikonfirmasi SIB membenarkan adanya 10 nelayan asal Pantailabu ditangkap negara Malaysia dengan tuduhan menerobos batas perairan laut wilayah negara Malaysia.

“Ia benar, kita sudah cek ke rumah nelayannya masing-masing, bahwa sepuluh nelayan itu ditangkap Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia,” jelasnya. (C1/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com