Djarot Saiful Hidayat : Peran Perempuan Indonesia dalam Peradaban Harus Berjiwa Pancasila


214 view
Djarot Saiful Hidayat : Peran Perempuan Indonesia dalam Peradaban Harus Berjiwa Pancasila
Foto Dok Firdaus Peranginangin
Djarot Saiful Hidayat
Medan (harianSIB.com)

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut H Djarot Saiful Hidayat mengatakan, perempuan merupakan elemen penting, bukan hanya pada dimensi fungsinya dalam keluarga melainkan juga dalam sejarah dan peradaban manusia.

"Untuk itu, perempuan harus diberi ruang yang lebar untuk berperan aktif dalam pembangunan serta harus memiliki peradaban berjiwa Pancasila," ujar Djarot dalam keterangan menyambut Hari Kartini, Rabu (21/4/2021), di Medan.

Gerakan Kartini harus dimaknai secara utuh bukan hanya sebagai simbol perjuangan feminisme di Indonesia, melainkan secara komperhensif dimaknai sebagai bangunan utuh perdaban Indonesia menuju visi membangun masyarakat Pancasila.

Akan tetapi, tambah Djarot, gerakan perempuan harus didorong masuk untuk menjiwai nilai-nilai Pancasila, karena tanpa visi membangun, gerakan perempuan di Indonesia akan kehilangan arah, sehingga banyak penggerak kaum perempuan justru terjebak dalam faham-faham desduktrif dan vandal.

"Kita baru saja dihebohkan dengan korban cuci otak yang kemudian melakukan aksi bunuh diri. Hal ini dikarenakan pemberdayaan perempuan kurang melihat asfek nilai-nilai ideologi Pancasila, sehingga sering kali gerakan perempuan kontraproduktif dengan jiwa Pancasila," katanya.

Selain itu, Djarot berharap gerakan perempuan harus masuk sampai di lingkungan kecil keluarga. Sebagai contoh, keluarga Bung Karno menanamkan nilai-nilai Kartini di lingkungan keluarganya dan hasilnya mampu mewarnai sejarah bangsa ini.

"Jika pendidikan emansipasi diterapkan di lingkungan keluarga, saya yakin perempuan-perempuan hebat akan bermunculan, " terang Djarot.

Pada masa pandemi ini, Djarot berpesan, perempuan harus berani tampil ke depan dalam upaya-upaya penanggulangan virus corona, karena perempuan merupakan elemen penting dalam gerakan memutus mata rantai Covid-19.

"Dalam memperingati Hari Kartini harus dimaknai dengan kesadaran penuh terhadap pentingnya perempuan dalam pembangunan peradaban dan berjiwa Pancasila" pungkas Djarot.(*).

Penulis
: Firdaus Peranginangin
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com