Rapat Mudik Lebaran 2021

Edy Rahmayadi Pastikan Petugas Bekerja 24 Jam di 73 Posko


185 view
Edy Rahmayadi Pastikan Petugas Bekerja 24 Jam di 73 Posko
(Foto Sok: Diskominfo Sumut)
RAPAT: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wali Kota Medan Bobby Nasution  melaksanakan rapat bersama perwakilan Forkopimda Provinsi Sumut dan bupati/wali kota se-Sumut terkait peniadaan mudik Hari Raya Idulfitri 1442 H dan upaya pengendalian Covid-19 di Aula Tengku Rizal Nurdin Jalan Sudirman Medan, Jumat (30/4). 
Medan (SIB) -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut bersama Pemerintah Kabupaten/Kota dan Forkopimda menyusun skema peniadaan mudik Lebaran tahun 2021.

Pada rapat Peniadaan Mudik Lebaran yang diselenggarakan, Jumat (30/4) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan, Edy Rahmayadi memastikan petugas akan bekerja 24 jam sehingga peniadaan mudik Lebaran akan berjalan dengan baik.

Dijelaskan, ada 73 posko yang didirikan untuk penyekatan mudik, 10 posko untuk perbatasan antarprovinsi dan 63 posko untuk perbatasan antar kabupaten/kota. Posko-posko tersebut diisi personil polisi, TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan. Petugas di posko-posko tersebut akan melakukan pengecekan pada Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) sebelum diperbolehkan melanjutkan perjalanan atau diperintahkan memutar balik.

Untuk perbatasan Sumut dengan Aceh ada 6 pos yang dibentuk, 3 di Langkat Desa Halaban, Desa Air Hitam dan Kelurahan Sei Dendang, 1 di Pakpak Bharat perbatasan Pakpak Bharat-Subussalam, 1 pos di Karo Desa Lau Baleng dan 1 di Tapteng Jalan Manduamas-Singkil. Sementara untuk perbatasan dengan Sumatera Barat ada 2 pos, yaitu di Muara Sipongi dan Penyabungan, dan 2 pos untuk perbatasan dengan Riau Palas-Rokan Hulu dan Torgamba di Labuhanbatu.

“Petugas kita akan bekerja 24 jam di setiap posko, walau begitu tentu ada pengecualian yang diberikan seperti bekerja atau dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka, ibu hamil atau kepentingan persalinan. Tentu ini harus dibuktikan secara otentik untuk bisa melanjutkan perjalanan,” kata Edy Rahmayadi usai rapat Peniadaan Mudik Lebaran bersama FKPD dan Bupati/Wali Kota se-Sumut.

Edy Rahmayadi juga meminta kepada bupati/wali kota se-Sumut untuk kembali mengaktifkan Satgas Penanganan Covid-19 untuk menegakkan protokol kesehatan. Selain itu, sesuai dengan hasil kesepakatan Salat Ied tidak berpusat di satu titik, tetapi menyebar di masjid-masjid, tidak ada pawai takbiran dan tidak diperbolehkan open house.

“Masyarakat kita ini sudah mulai kendur kedisiplinan protokol kesehatannya, jadi aktifkan kembali Satgas, pantau orang beribadah dan pantau tempat-tempat yang ramai, semua harus sesuai prokes. Salat Id di masjid lingkungan masing-masing, tidak seperti sebelum-sebelumnya berkumpul di satu lapangan, atau satu masjid, menyebar ke semua masjid atau tempat salat Id. Pawai takbiran tidak ada begitu juga open house, kita harus tahan diri,” katanya.

Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Valentino mengatakan, sekarang peniadaan mudik memasuki periode pengetatan yang dimulai 22 April hingga 5 Mei 2021. Periode peniadaan mudik akan dilakukan mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021, kemudian dilanjutkan kembali dengan masa pengetatan dari 18 Mei hingga 24 Mei.

Kedua fase itu memiliki ketentuan-ketentuan masing-masing untuk pelaku perjalanan. Untuk masa pengetatan tidak diperlukan izin perjalanan, tetapi harus melengkapi dokumen kesehatan hasil tes negatif RT-PCR/Rapid Test Antigen maksimal 1X24 jam atau test negatif genose C19 sebelum keberangkatan.

Sedangkan saat masa peniadaan diharuskan memiliki izin perjalanan untuk yang bekerja, sedangkan untuk kunjungan keluarga sakit, meninggal atau kepentingan persalinan memiliki bukti yang kuat. Selain itu, pelaku perjalanan juga harus dilengkapi dokumen hasil test negatif RT-PCR masimal 3X24 jam, untuk Rapid Test Antigen maksimal 2X24 jam dan genose C19 sebelum keberangkatan.

“Tanggal 6 Mei kami sudah akan melakukan operasi peniadaan mudik Lebaran, tetapi prediksi kami lonjakan lalulintas yang padat akan terjadi weekend sebelum lebaran, mungkin sekitar tanggal 9,10,11 April," jelasnya.

Turut hadir secara langsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Wali Kota Medan Bobby Nasution, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Wakil Bupati Deliserdang Ali Yusuf Siregar, Kepala BPBD Provinsi Sumut Mahfullah Pratama Daulay serta Forkopimda Sumut. Selain itu, juga hadir secara virtual wali kota/bupati se-Sumut beserta dengan OPD terkait. (A13/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com