Forkopimda Tanjungbalai Ikuti Rakor Gakplin Prokes Covid-19 dan PPKM Secara Virtual


219 view
(Foto: Dok/Kominfo Tanjungbalai)
RAKOR: Forkopimda Tanjungbalai mengikuti Rakor Penanganan Gakplin Prokes Covid-19 Dan Pembahasan PPKM secara virtual, Minggu (31/1) malam.
Tanjungbalai (SIB)
Forkopimda Tanjungbalai mengikuti rapat koordinasi penanganan penegakan disiplin (Gakplin) protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dan pembahasan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara virtual, Minggu (31/1) malam.

Hadir mengikuti rakor tersebut, Sekda Tanjungbalai Yusmada SH MAP, Kajari M Amin SH MH, Wakapolres Kompol H Jumanto SH MH, Pabung Kodim 0208 AS Mayor Inf Indra Bakti, Dandenpom Lanal TBA Kapten Laut (PM) M Damanik dan perwakilan Kakan Kemenag Tanjungbalai Hamdan Harahap.

Rakor tersebut dipimpin Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Mendagri Tito Karnavian serta diikuti oleh Menteri Kesehatan, Menteri Agama, Kapolri dan Panglima TNI.

Demikian dikatakan Sekda Tanjungbalai Yusmada SH MAP didampingi Kabag Humas dan Protokol Darwansyah SSTP kepada SIB, Senin (1/2).

Yusmada memaparkan, dalam rakor tersebut Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa masyarakat dengan sosial ekonomi rendah memerlukan perhatian ekstra untuk diberikan edukasi mengenai bahaya Covid-19 dan Covid-19 merupakan virus yang mudah bermutasi serta sulit dikendalikan.

Karenanya, Luhut meminta agar semua dapat mengambil peran untuk terus mensosialisasikan kepada masyarakat akan bahayanya Covid-19 terutama peran dari Kementerian Agama, Polri, TNI, serta para Kepala Daerah baik Gubernur, Bupati/Wali Kota sampai tingkat pemerintahan terendah.

Sementara Mendagri, Tito Karnavian menjelaskan pemberlakuan PPKM tahap pertama yang dimulai tanggal 11 sampai dengan 25 Januari hasilnya Positivity Rate naik dan Ekonomi menjadi tertekan.

“Hal tersebut disebabkan karena implementasi PPKM tidak maksimal atau dalam pelaksanaan eksekusi masih kurang, di antaranya disebabkan oleh faktor Kejenuhan masyarakat, kejenuhan aparat dan adanya berita program vaksinasi sehingga mengendurkan masyarakat pada protokol kesehatan,” sebut Yusmada.

Ia menegaskan, perlu adanya langkah-langkah yang signifikan yang bisa memberikan semacam efek kejut di masa PPKM di tahap kedua sampai 8 Februari tahun ini.

Dalam kesempatan itu, Yusmada mengatakan bahwa Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan tentang Instruksi sosialisasi Penerapan Prokes (3M) bagi ASN Kementerian Agama, menjelaskan Format Laporan Harian gerakan Sosialisasi Prokes (3M) Kementerian Agama RI. (BR5/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com