Fraksi Demokrat DPRD Dairi Minta Bupati Segera Cari Solusi Pembagian Jasa Pelayanan Nakes


315 view
Fraksi Demokrat DPRD Dairi Minta Bupati Segera Cari Solusi Pembagian Jasa Pelayanan Nakes
Internet
RSUD Sidikalang
Sidikalang (SIB)
Anggota Fraksi Demokrat DPRD Dairi minta Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu segera menyelesaikan permasalahan pembagian jasa pelayanan tenaga kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang.

"Jasa pelayanan itu hak Nakes. Harusnya, bupati segera menyikapi dan turun tangan, apabila manajemen RSUD Sidikalang tidak mampu segera membayarkan jasa pelayanan. Bukan pembiaran seperti ini," kata anggota Fraksi Demokrat DPRD Dairi, Bona Sitindaon, Rukiatno Nainggolan dan lainnya, Kamis (5/8) di sekretariat DPC Partai Demokrat Dairi Jalan Sudirman Sidikalang.

Tidak ada alasan jasa pelayanan tidak dibagikan kepada Nakes. Apabila regulasi yang baru tidak ada, regulasi yang lama digunakan. Pembagian jasa pelayanan itu, sudah pasti ditunggu para Nakes. Jasa pelayanan mulai dari akhir tahun 2020 hingga Juni 2021 belum dibayarkan seperti jasa jaminan persalinan (Jampersal), jasa umum serta jasa klaim badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS).

Tudingan Nakes, kata Bona, format pembagian jasa pelayanan yang digunakan tidak adil. Justru manajemen lebih besar menerima jasa pelayanan dari pada Nakes.

Bagaimana Nakes bekerja maksimal bila hak-hak mereka ditahan-tahan. Bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian (PPK) harus mengambil sikap. Ada sekitar 427 Nakes bertugas di RSUD Sidikalang, mereka harus diayomi dengan membuat regulasi sebagai payung hukum.

Pembagian jasa pelayanan itu tidak bisa dilama-lamakan, harus segera dibayarkan. Persoalan di RSUD Sidikalang sudah komplit. Bahkan adanya kurang harmonisan antara manajemen dengan fungsional. Bila manajemen tidak bisa menyelesaikan persoalan itu, bupati turun tangan dan menyatukan mereka, agar pelayanan di RSUD Sidikalang bagus.

"Bupati bisa memanggil manajemen dan Nakes, untuk mencari solusi. Tampung aspirasi dari kedua belah pihak. Kemudian beri solusi, agar kualitas pelayanan rumah sakit bisa meningkat," kata Bona.

Sebelumnya, Bupati Dairi Eddy KA Berutu mengatakan, sudah menginstruksikan Inspektorat turun memastikan jasa pelayanan tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang segera dibayarkan.

Katanya, jauh sebelumnya sudah diperintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) langsung direktur untuk menyelesaikan permasalahan belum dibagikannya jasa pelayanan Nakes di rumah sakit, dimana jasa pelayanan Nakes harus segera dibayarkan.

Ia juga sudah mengimbau Nakes di RSUD Sidikalang harus menghilangkan perbedaan- perbedaan terkait besaran penerimaan, karena rumah sakit adalah milik bersama. Hal itu dilakukan demi perbaikan rumah sakit.

Eddy KA Berutu mengaku sudah minta manajemen untuk bekerja efektif. Keterlambatan pembagian jasa Nakes, terjadi karena kekurangcakapan manajemen. "Saya menilai ada insiden yang kurang cakap dilakukan manajemen," katanya.

Manajemen RSUD Sidikalang diberikan waktu untuk melakukan perbaikan. Karena itu, Inspektur dilibatkan. Isu kurang harmonisnya, fungsional dan manajemen harus segera diakhiri. (B3/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com