GAMKI Labuhanbatu Ajak Angkatan Muda Kristen Berpartisipasi di Pemilu 2024


421 view
GAMKI Labuhanbatu Ajak Angkatan Muda Kristen Berpartisipasi di Pemilu 2024
Foto: Ist/harianSIB.com
Tohap J. Simanungkalit

Rantauprapat (SIB)

DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Labuhanbatu bersikap netral pada Pemilu 2024. Selanjutnya GAMKI mengajak angkatan muda Kristen berpatisipasi aktif dan mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya pemilihan anggota DPD, DPR, DPRD provinsi serta DPRD kabupaten dan Pilpres yang akan digelar, Rabu 14 Februari 2024 mendatang.

"Mencermati isu yang berkembang menyambut pesta demokrasi dalam bingkai pemilihan anggota legislatif serta Pilpres, GAMKI Kabupaten Labuhanbatu sebagai organisasi independen harus turut serta menyukseskan Pemilu 2024 yang jujur, adil, aman dan damai," kata Ketua DPC GAMKI Labuhanbatu, Tohap Julianto Simanungkalit didampingi Sekretaris, Herry Anton Sinaga SE MM kepada wartawan SIB di Rantauprapat, Senin (5/2).

Dia juga menyinggung tingginya biaya politik secara khusus di Kabupaten Labuhanbatu. Hal itu disinyalir akan menjadi salah satu faktor yang dapat menimbulkan tindakan korup, tidak terkecuali calon anggota legislatif yang saat ini berkompetisi.

"Maka, DPC GAMKI Labuhanbatu sebagai organisasi independen, mengakar dan bertumbuh di dalam gereja, mengajak angkatan muda Kristen turut serta membangun masyarakat, bangsa dan negara dengan meningkatkan partisipasi dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, tangguh dan lestari berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," sebut Tohap.

Dia menambahkan, DPC GAMKI Labuhanbatu juga mengeluarkan surat imbauan tertanggal 1 Februari 2024 untuk mengajak dan mengimbau masyarakat Labuhanbatu, khususnya angkatan muda Kristen untuk bersama-sama berpartisipasi aktif menyukseskan Pemilu 2024.

“Kita juga mengajak untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan penyelenggaraan Pemilu di lingkungan masing-masing untuk meminimalisir pelanggaran dengan menyampaikan kepada Bawaslu,” katanya.

Dia juga mengajak kalangan muda Kristen bersikap kritis terhadap konten-konten yang beredar di internet dan media sosial untuk menangkal hoaks dan ujaran kebencian dalam perhelatan Pemilu dan Pilpres.

Bersikap kritis itu katanya terhadap praktik politik transaksional yang menawarkan uang (money politik) atau bentuk-bentuk hadiah lain sebagai imbalan agar memilih salah satu calon dalam Pileg maupun Pilpres. "Kita juga harus turut serta mewujudkan Pemilu sebagai pesta demokrasi yang damai dan berintegritas dengan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan pilihan politik masing-masing," imbau Simanungkalit. (**)

Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com