GAMKI Simalungun Ajak Generasi Muda Bertempur Melawan Ketertinggalan


119 view
GAMKI Simalungun Ajak Generasi Muda Bertempur Melawan Ketertinggalan
Foto Istimewa/Hariansib.com
Ketua DPC GAMKI Simalungun, Andar Abdi Saragih MSi
Simalungun (harianSIB.com)
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Simalungun, Andar Abdi Saragih MSi mengatakan, di era teknologi canggih saat ini cukup banyak generasi muda yang bersikap apatis, dimana tingkat kepedulian makin menipis.

Peran generasi muda dipandang bukan lagi melawan penjajah, tetapi bertempur melawan segala ketertinggalan seperti kebodohan dan kemiskinan yang berawal dari kemalasan.

"Sebagai generasi milenial harus berjuang melalui peningkatan sumber daya manusia agar tercipta generasi muda yang handal. Kita dapat mencontoh "star up founder" yang sedang berkembang pesat saat ini seperti gojek, traveloka, buka lapak dan lainnya," urai Andar, Jumat (12/11/2021).

Ia berharap generasi muda menggunakan waktu untuk hal yang positif dan produktif serta dapat memaknai momentum peringatan Hari Pahlawan setiap 10 November. Nilai-nilai perjuangan pahlawan terdahulu patut direfleksikan pada kehidupan sehari-hari.

"Perilaku konsumtif, aktivitas di dunia maya semakin membuat generasi muda terlena di dunia yang serba instan. Kita sebagai generasi muda sudah sepatutnya memberi makna baru kepahlawanan dan mengisi kemerdekaan sesuai dengan perkembangan zaman," pesannya.

Karakter generasi muda, katanya, harus terbentuk sejak dini yang berani melawan ketidakjujuran. Jadilah pahlawan yang dimulai untuk diri sendiri dan keluarga dengan mencetak berbagai prestasi hingga akhirnya menjadi pahlawan bagi daerah dan negara.

"Kaum milenial jadilah sebagai pemberantas korupsi. Jangan menjadi seorang yang justru melakukan tindakan yang merugikan negara. Kalangan muda harus optimis terhadap kemajuan bangsa, bukan menjadi generasi yang pesimis terkhusus dalam menghadapi perdagangan global. Bersaing dengan ide-ide dan gagasan yang baru akan mampu menandingi bangsa lain," tuturnya.

Tawuran antar pemuda, penyalahgunaan narkoba, perilaku seks bebas dinilai merupakan masalah besar. Karenanya, diminta supaya dihindari.

"Pemuda harus mampu menjadi generasi yang solutif dan partisipatif karena dengan memberi solusi dan ikut berkontribusi sudah pasti pengalaman akan bertambah. Ketika generasi muda berhasil maka daerah dan negara kita ini otomatis semakin maju," pungkas Andar. (*)

Penulis
: Jheslin M Girsang
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com