GMNI Sumut Bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi UNITA Gelar Webinar “Kreatif dan Inovasi Mahasiswa”


260 view
GMNI Sumut Bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi UNITA Gelar Webinar “Kreatif dan Inovasi Mahasiswa”
(Foto SIB : Dok Fakultas Ekonomi UNITA)
Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Fakultas Ekonomi GMNI bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA)  bersama Dekan Fakultas Ekonomi UNITA, Joan Berlin Damanik, SSi, MM, Penasehat Hukum yang juga Alumni UNITA, Poltak Silitonga, SH dan Ketua DPD GMNI Sumut, Paulus Gulo, SH menggelar webinar dengan tema, " Mahasiswa tetap kreatif dan termotivasi perkuliahan online di masa pandemi ".
Tapanuli Utara (SIB)
Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Fakultas Ekonomi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Tapanuli Utara (DPK FE GMNI Taput) bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA), menyelenggarakan seminar melalui aplikasi zoom meeting, di Silangit, Jumat (12/3).

Pelaksanaan seminar dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) tersebut mengusung tema “Mahasiswa tetap kreatif dan termotivasi perkuliahan online di masa pandemi”.

Kegiatan tersebut diisi oleh beberapa narasumber di antaranya, Dekan Fakultas Ekonomi UNITA, Joan Berlin Damanik, SSi, MM dengan topik “Mahasiswa tetap kreatif dan inovatif di masa pandemi Covid-19”. Penasehat Hukum Poltak Silitonga, SH. dengan topik “Mahasiswa termotivasi dalam perkuliahan di masa pandemi” dan Ketua DPD GMNI Sumatera Utara, Paulus Gulo, SH dengan topik Sejarah GMNI di Tapanuli Utara dan di UNITA”.

Joan Berlin Damanik, SSi, MM selaku Dekan Fakultas Ekonomi UNITA sebagai salah satu narasumber mengawali acara seminar tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia menyatakan, bahwa di saat pandemi saat ini mahasiswa harus lebih kreatif dan inovatif. Jadikan pandemi ini menjadi pendorong "keterpaksaan" untuk perubahan yang lebih baik.

" Dalam masa pandemi mahasiswa harus lebih kreatif dan inovatif. Dengan keberadaan pandemi Covid-19 siap atau tidak, mahasiswa harus mampu untuk melakukan sesuatu lompatan dengan sistem digitalisasi”, jelasnya.

Ia menegaskan, mahasiswa harus mampu meninggalkan pola lama malas-malasan. Metode belajar juga harus diubah, yang dulu tempat belajarnya di kampus tetapi sekarang di mana saja bisa belajar dengan pemanfaatan teknologi informasi. Mahasiswa harus mampu memanfaat kan teknologi untuk dapat lebih cepat mengikuti perubahan zaman.

" Seorang mahasiswa jangan menunda kesempatan bila ada peluang yang datang. Jadikan kondisi Covid-19 suatu stimulus untuk lebih bersemangat berkreasi dan berinovasi, agar tercipta perubahan menuju kesuksesan. Sukses tidak datang begitu saja, tetapi harus dengan semangat, belajar dan bekerja cerdas.” ungkapnya.

Dalam akhir pemaparannya, Joan Berlin Damanik menyampaikan, 5 tips menjadi mahasiswa kreatif dan inovatif yakni, komitmen, ketekunan, terbuka dan selektif, keberanian dan evaluasi diri. Untuk komitmen, sebagai mahasiswa harus memiliki komitmen bahwa mereka akan mejadi calon pemimpin masa depan yang lebih kreatif,inovatif dan berkarakter dalam berbagai profesi.

Kemudian ketekunan, mahasiswa harus tekun belajar dengan memaksimalkan penggunaan fasilitas yang ada. Selanjutnya, terbuka dan selektif, mahasiswa harus mampu menerima perubahan zaman dan teknologi, namun harus tetap selektif dalam memilah yang sesuai dengan budaya bangsa.

Tips keberanian, mahasiswa harus berani mencoba sesuatu yang baru untuk mengembangkan kompetensinya, baik dengan hardskill maupun softskill. Terakhir evaluasi diri, ia menjelaskan, mahasiswa harus mampu melakukan evaluasi diri untuk mengetahui pencapaian usaha yang telah dilakukan. Dengan demikian bisa mempertimbangkan sendiri kemampuan hingga kualitas dirinya.

Penasehat Hukum, Poltak Silitonga, SH yang juga merupakan Ketua LPK Sipoholon dan Alumni UNITA dalam pemaparannya menjelaskan, tentang mahasiswa termotivasi dalam perkuliahan di masa pandemi. Menurutnya, mahasiswa harus memiliki konsep motivasi yakni, harus punya mimpi dan keinginan yang kuat, punya kepribadian dan jujur, punya keahlian dan kemampuan akademik, kerja keras dan doa, serta mempunyai jiwa kepemimpinan.

Kita harus mempunyai mimpi dan keinginan yang kuat. Kemudian bisa mengatur diri sendiri dengan cara disiplin, penguasaan diri dan memimpin diri sendiri. Selanjutnya, punya kepribadian dan jujur, punya keahlian dan kemampuan akademik dengan cara belajar yang sungguh sungguh dan punya jiwa sosial. Kemudian kerja keras dan doa serta yang terakhir mahasiswa harus mempunyai jiwa kepemimpinan. Untuk bisa mempunyai jiwa kepemimpinan yang baik, mahasiswa juga harus mau dipimpin. Orang yang tidak mau dipimpin pasti tidak akan bisa jadi pemimpin , " jelasnya.

Ia juga mengatakan, mahasiswa UNITA harus mampu bersaing di mana saja. " Kami juga sebagai alumni UNITA, berbangga hati karena sudah banyak alumni yang sukses dan bekerja di berbagai instansi pemerintahan maupun swasta, wiraswasta dan profesional lain.

Ketua DPD GMNI Sumatera Utara, Paulus Gulo, SH juga menyampaikan, bahwa point terpenting di masa pandemi Covid-19 ini adalah kader-kader GMNI harus mampu menjadi kader yang bisa lebih kreatif dan inovatif dalam gerakan untuk kepentingan bangsa.
" Sebagai mahasiswa selain harus rajin belajar harus juga mampu berorganisasi, karena selain di bangku kuliah, pengetahuan juga dapat diperoleh dari berorganisasi, " pungkasnya.

Ia juga mengungkapkan, apresisasi kepada DPK dari Fakultas Ekonomi UNITA yang telah melaksanakan webinar yang sangat bermanfaat bagi kader GMNI dan mahasiswa . Kegiatan ini patut dicontoh DPK GMNI lainnya. Kiranya webinar seperti ini menjadi acuan dan panduan kepada DPK GMNI yang lainnya. Kader GMNI harus mampu menjadi contoh untuk meningkatkan kualiatas SDM dalam kondisi apapun demi bangsa dan negara.

Ketua DPK GMNI dari Fakultas Ekonomi UNITA, Suryani Sitompul menyampaikan, kegiatan ini dilakukan untuk menambah wawasan mahasiswa dengan melibatkan dosen, alumni dan para senioran serta aktivis GMNI.

" Dengan demikian mahasiswa akan lebih bersemangat belajar dan berorganisasi, " ujarnya.
Acara seminar komisariat DPK GMNI dihadiri oleh sejumlah pihak, seperti instansi pendidikan,mahasiswa, kader-kader GMNI se-Sumut dan Forum Komunikasi Alumni Magang Jepang Sumatera Utara. Acara tersebut juga dipandu oleh Wakabid Sarinah DPC GMNI Taput Erlina Nababan. (F4)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com