Tingkatkan Minat Baca Masyarakat Sumut

GPMB Diharapkan Terbentuk di Seluruh Kabupaten/Kota


77 view
GPMB Diharapkan Terbentuk di Seluruh Kabupaten/Kota
(Foto Dok: Diskominfo Sumut)
MEMBACAKAN CERITA: Ketua GPMB Sumut Nawal Lubis membacakan cerita kepada anak-anak Sekolah Alam Langit Biru pada kegiatan Gebyar Hari Kunjung Perpustakaan Virtual di Sekolah Alam Langit Biru di Tanjungmorawa Deliserdang, Selasa (14/9). 
Deliserdang (SIB)
Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Sumut terus mendorong upaya peningkatan minat baca masyarakat, antara lain dengan mendirikan GPMB di tingkat kabupaten/kota di Sumut.

Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumut Nawal Lubis selaku Ketua GPMB Sumut usai mengikuti kegiatan Gebyar Hari Kunjung Perpustakaan Virtual dalam rangka Hari Aksara Internasional di Sekolah Alam Langit Biru Kecamatan Tanjungmorawa Deliserdang, Selasa (14/9).

Saat ini baru terbentuk satu GPMB tingkat kabupaten/kota yakni di Kabupaten Batubara. “Kendala-kendala terkait gerakan literasi di daerah bisa diselesaikan apabila GPMB di daerah terbentuk, sehingga saya akan mendorong terbentuknya GPMB di daerah kabupaten/kota,” ujarnya.

Gerakan literasi di daerah menurut Nawal, perlu bersinergi dengan setiap pihak, termasuk dengan pemerintah daerah. Karena itu Nawal mengajak setiap pihak yang berkecimpung atau peduli dengan gerakan literasi agar saling bersinergi. Terutama dalam menyelesaikan kendala-kendala yang ada.

Selain itu, kata Nawal, dengan membaca buku, seseorang bisa menjelajah dunia. Buku sangat penting terutama bagi anak-anak sebagai generasi muda penerus bangsa. Nawal pun berpesan agar jangan terlalu sering bermain dengan gawainya. “Anak-anakku ayo bukalah buku, bacalah buku sehingga bisa menjelajah dunia,” ajaknya.

Pada kesempatan tersebut Nawal juga menyapa para penggiat literasi secara virtual di sejumlah kabupaten/kota di Sumut. Beberapa di antaranya memiliki kendala-kendala saat melakukan upaya peningkatan minat baca.

Salah satunya pegiat literasi dari Nias Selatan, Irwansyah Sarumaha menyampaikan salah satu kendala kegiatan literasi yang dirasakan adalah kurangnya jumlah buku dan sarana di daerahnya. Untuk itu ia mengharapkan dukungan Ketua GPMB Sumut, Nawal agar dapat mengurangi kendala yang dihadapinya.

Dia juga menyampaikan beberapa sebab mengapa di wilayahnya minat baca masyarakatnya memerlukan perhatian. Pertama di Nias akses mendapatkan buku sulit. Kedua banyak anak-anak yang tidak terpantau orangtuanya karena bekerja. Karena itu pihaknya mendirikan Taman Bacaan Masyarakat dan kini telah memiliki dampak positif bagi masyarakat.

Senada dengan Irwansyah, Tengku Muhammad Faisal pegiat literasi dari Kabupaten Langkat juga menyampaikan kendalanya, yakni kekurangan buku. Selama ini pihaknya bergerak dengan keterbatasan.

Ketua Forum Taman Baca Sumut Ismail Pong menyampaikan gerakan literasi mestinya mengarah ke pemberdayaan. Artinya setiap pengetahuan yang didapat diharapkan dapat digunakan di dunia nyata.

Ismail mencontohkan ada seorang pegiat literasi dari wilayah Timur Indonesia yang tidak hanya meningkatkan literasi masyarakat, namun juga memotivasi masyarakat untuk melakukan perubahan pada dirinya masing-masing.

Gebyar Hari Kunjung Perpustakaan tersebut diadakan selama tiga hari. Kegiatan yang diadakan di antaranya pembacaan cerita dan menyapa pegiat literasi, bedah buku, pemaparan mengenai literasi, membaca cepat hingga membaca nyaring. (rel/A13/a)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com