Gelmok Samosir SH MH : Dana BOS di Sumut Belum Cair Diduga akibat Belum Tampung “Titipan Langit” di RKAS


345 view
Gelmok Samosir SH MH : Dana BOS di Sumut Belum Cair Diduga akibat Belum Tampung “Titipan Langit” di RKAS
(Foto SIB/Desra Gurusinga)
Keterangan: Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Gelmok Samosir SH MH yang juga Direktur Sumatera Legal Law Firm didampingi Wakil Ketua BPOKK Turedo Sitindaon SH, Selasa (14/3) memberi keterangan kepada wartawan di Medan. 
Medan (SIB)
Para kepala sekolah setingkat SMA/SMK se-Sumatera Utara (Sumut) hingga kini resah akibat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum bisa dicairkan. Sementara itu, operasional sekolah sudah berjalan 2,5 bulan, namun dananya belum bisa dicairkan.
“Disinyalir dana BOS itu itu belum bisa dicairkan walaupun sudah masuk ke rekening karena Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) belum disahkan oleh Kementerian Pendidikan,” ujar Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Gelmok Samosir SH MH yang juga Direktur Sumatera Legal Law Firm didampingi Wakil Ketua BPOKK Turedo Sitindaon SH, Selasa (14/3) di Medan.
Pihak manajemen BOS pusat belum akan mengesahkannya kalau Manejer BOS provinsi belum mensahkannya. “Nah di sinilah masalahnya. Pihak manajemen BOS Sumut belum akan menyetujuinya kalau pihak sekolah belum menampung dana buku pendamping perpustakaan yang disebut-sebut dengan sandi ‘titipan langit’ yang belum diketahui siapa orangnya,” ujar Gelmok lagi.
Disebutkannya, hasil investigasi pihaknya, dana BOS SMA Negeri/Swasta di Sumut Rp 583.728.450.000 dan BOS SMK Negeri/Swasta sebanyak Rp 525.456.430.000.
Buku penunjang perpustakaan yang “dipaksa” masuk oleh oknum yang menamakan diri “titipan langit” ini, per paketnya Rp.10 juta. “Rata-rata pembelian pihak sekolah 4-6 paket. Kalau dihitung-hitung dengan rabat buku 60 persen, hasilnya puluhan miliaran rupiah,” ujarnya seraya mempertanyakan ke kantong siapa dana tersebut mengalir.
Untuk itu, diharapkan Gubernur Edy Rahmayadi untuk mengusut tuntas masalah ini, termasuk siapa oknum di balik “titipan langit” ini, agar jelas dan terang benderang. “Bisa-bisa saja masyarakat menduga oknum dibalik ‘Titipan Langit’ adalah gubernur. Jangan sampai ada praduga yang tidak benar nantinya,” pungkasnya.
Sementara itu, hingga berita ini dikirimkan ke redaksi, Kadis Pendidikan Asren Nasution dan Sekretaris Dinas Pendidikan Murdianto saat dihubungi SIB via selularnya tidak diangkat. WA yang dikirimkan wartawan SIB kepada keduanya, sampai saat ini tidak dibalas. (A7/b)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com