HBB Minta Aparat Polisi dan TNI Usut Dugaan Penyimpangan BBM Bersubsidi


321 view
HBB Minta Aparat Polisi dan TNI Usut Dugaan Penyimpangan BBM Bersubsidi
Foto ist
Lamsiang Sitompul, SH, MH
Medan (harianSIB.com)
Sejumlah SPBU di Medan mendadak tidak bisa melayani warga yang membutuhkan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini menyebabkan kepanikan warga karena khawatir tidak bisa melakukan aktivitas sebagaimana mestinya.

Muncul dugaan adanya upaya penimbunan BBM khususnya yang mendapat jatah subsidi. Menanggapi kondisi ini, Kepolisian dan TNI diminta untuk mengusut dugaan permainan para mafia BBM di Medan tersebut.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul, SH, MH kepada media menanggapi situasi yang terjadi di Medan, Sabtu (16/10/2021).

"Situasi ini sangat tidak wajar, patut muncul persepsi di tengah masyarakat adanya permainan para mafia BBM. Kita minta agar kepolisian bekerja sama dengan TNI untuk mengusutnya, jangan sampai masyarakat menjadi korban dua kali, setelah panik juga tidak bisa melakukan aktivitas ekonomi," ujar Lamsiang.

Pemandangan tidak wajar di SPBU yang memiliki stok pada Jumat pagi, terjadi antrean panjang. Sementara sebagian SPBU justru tidak memiliki BBM untuk dijual. Kondisi ini terjadi di sejumlah tempat di Sumatera Utara, bukan saja di Medan.

Kondisi tersebut sudah menjadi pembahasan di sejumlah media lokal bahkan nasional. Humas Pertamina MOR I, Taufikurachman menyebutkan, kelangkaan BBM terjadi karena adanya kendala.

Untuk itu, Lamsiang menegaskan penjelasan yang diberikan pihak Pertamina di sejumlah media juga belum memberikan penjelasan yang terang benderang.

"Apakah ada hal yang berusaha ditutupi atau sejenisnya, kita juga pertanyaan hal itu," kata Lamsiang.

Menurut Lamsiang, jika kondisi tersebut berlanjut akan menyulitkan masyarakat. Di situasi pandemi yang belum kunjung usai, perekonomian masyarakat sangat terpuruk. Ditambah dengan situasi saat ini, di mana pembelajaran tatap muka sudah diberlakukan.

"Ini harus ditangani serius, jika tidak akan berakibat fatal. Jangan sampai hal ini terjadi," ujarnya. (*)

Penulis
: Aperilman Rambe
Editor
: Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com