HKBP Toba Teraju Kalbar Diresmikan


119 view
HKBP Toba Teraju Kalbar Diresmikan
(Foto: SIB/Dok)
SK: Preases HKBP XXVIII Deboskab Pdt Nekson Simanjuntak MTh (kiri) menyerahkan SK HKBP Toba Teraju, Kalimantan Barat (Kalbar) sebagai Huria Nagok.
Jakarta (SIB)
Pos Pelayanan HKBP Toba Teraju, Kalimantan Barat (Kalbar) diresmikan menjadi Huria Nagok (yang penuh), Minggu (10/10) oleh Preases HKBP Praeses HKBP Distrik XXVIII Deboskab Pdt Nekson M Simanjuntak MTh, atas dasar terbitnya SK yang ditandatangani Ephorus HKBP Pdt Dr Robinson Butarbutar.

Acara peresmian yang ditandai dengan pembukaan selubung papan nama HKBP Toba Teraju itu dihadiri jemaat HKBP PosPel Toba Teraju dan utusan ressort-ressort Wilayah II Kalbar.

Penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita dilakukan Hotma Uli Oktavia Sianturi (Inang Preases) didampingi Inang Pendeta Ressort Ny Pdt Adolf Tasman Nababan br Siregar.

Tata ibadah (kebaktian) diikuti jemaat dan undangan dengan penuh hikmat.
Liturgis dilayani oleh Pendeta Ressort Sanggau Kapuas Pdt Adolf Tasman Nababan yang dalam kotbahnya mengutip Ayub 23:10-17 bahwa tidak ada kekuatan apapun di bawah kolong langit yang dapat menunda atau membatalkan rencana Tuhan.
Apa yang direncanakanNya semua terjadi, sehingga tugas manusia adalah mencari hikmat di dalam setiap kejadian, setia saat mengalami sukacita dan duka atau bahagia dan derita.

“Inilah yang kita aminkan dalam perjalanan berdirinya HKBP di Kecamatan Toba, Kalbar ini,” kata Pdt Adolf Tasman Nababan sambil menyebutkan, Kecamatan Toba ini menjadi lengkap dengan kehadiran gereja HKBP karena Toba identik dengan orang Batak.

Praeses HKBP Distrik XXVIII Deboskab Pdt Nekson M Simanjuntak MTh mengutip penuturan masyarakat yang tinggal di Kecamatan Toba mengatakan, penetapan pemerintah membuat nama kecamatan ini menjadi Kecamatan Toba tidak terlepas dari peran orang Batak.

Beberapa keluarga orang Batak membuka ladang/kebun, bahkan camat pertama di daerah itu adalah orang Batak bermarga Simbolon.

Karena terkait dengan nama Toba, maka tugas dan tanggung jawab besar warga jemaat adalah menjadikan Kecamatan Toba menjadi Bona Pasogit orang Batak dan mempersiapkan pusat budaya Batak di Kalimantan Barat.

Sesuai ikrar, para jemaat berjanji akan mencintai dan merawat gereja serta taat pada aturan dan peraturan yang berlaku di HKBP sebagaimana dituangkan dalam AP tentang syarat menjadi huria na Gok.

Dalam acara yang berjalan dengan baik dan penuh sukasita itu Pdt Adolft Tasman Nababan mengukuhkan St Junjungan Manalu sebagai uluan pertama di gereja itu dan melantik parhalado parartaon dan dewan-dewan melengkapi struktur huria.

Ketua Panitia Pembangunan dan Pesta St Ir Tumpal Simamora mengemukakan, awalnya jemaat beribadah dalam Sopo.
Setelah mendapatkan lahan, secara perlahan dibangun tahap demi tahap, lalu tercapai seperti sekarang ini.

Ucapan terimakasih disampaikan kepada Ressort Sanggau Kapuas, secara khusus Parhalado HKBP Melawi yang saat itu dipimpin Pdt Aris Suhendro Panjaitan. Saat ini HKBP Toba Teraju beranggotakan 29 KK dan 6 orang sintua.

Demikian disampaikan Preases HKBP Praeses HKBP Distrik XXVIII Deboskab Pdt Nekson M Simanjuntak MTh kepada jurnalis SIB di Jakarta. (H1/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com