HUT ke 28, RS Adam Malik Gelar Simposium Ilmiah Virtual Bahas Covid-19


179 view
HUT ke 28, RS Adam Malik Gelar Simposium Ilmiah Virtual Bahas Covid-19
Foto Dok/Leo Bukit
RSUP H Adam Malik
Medan (harianSIB.com)

Memperingati HUT ke 28, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik menggelar simposium ilmiah secara virtual, Sabtu (24/7/2021). Simposium ilmiah yang membahas seputar covid-19 ini turut menghadirkan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Prof dr Abdul Kadir PhD SpTHT-KL (K) MARS sebagai keynote speaker.

Prof Abdul Kadir menyampaikan strategi kebijakan Kemenkes RI dalam masa pandemi covid-19. "Kita semua betul-betul harus berhati-hati. Kita semua tentunya harus berkomitmen bersama untuk bagaimana mencegah jangan sampai semua rumah sakit kita kolaps,” katanya.

Mantan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kemenkes RI ini menyebutkan ada tiga strategi Kemenkes RI dalam menangani pandemi Covid-19. Pertama, melakukan deteksi dini kepada semua masyarakat melalui testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan), dan surveillance (pengawasan).

"Kedua, melakukan terapeutik atau upaya pencegahan dengan meningkatkan pelayanan kesehatan. Ketiga, percepatan vaksinasi masyarakat dengan mengalokasikan vaksin ke setiap daerah," sebutnya.

Sementara, Direktur Utama RSUP H Adam Malik dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K) menyampaikan pula bahwa masa pandemi Covid-19 merupakan tantangan yang sangat besar bagi pelayanan kesehatan di Indonesia, termasuk di RS Adam Malik. “Ini tentunya memaksa kita bukan hanya beradaptasi, tapi juga bertransformasi, salah satunya dengan meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi,” ungkapnya.

Sedangkan pembicara pertama dalam simposium ilmiah ini, Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (Peralmuni) Prof Dr dr Iris Rengganis SpPD-KAI membahas tentang vaksinasi Covid-19. “Untuk mempercepat penanggulangan Covid-19 di Indonesia, selain upaya protokol kesehatan, juga diperlukan vaksinasi Covid-19. Tenaga kesehatan harus menjadi panutan masyarakat dalam menjalankan vaksinasi,” tegasnya.

Selanjutnya, Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Brigjen TNI (Purn) dr Alexander Kaliaga Ginting Suka SpP (K) menjelaskan tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV. “Harapan kita agar RS Adam Malik sebagai center (pusat) untuk pelayanan, bisa memberikan kontribusi kepada pemerintah untuk menyukseskan PPKM level IV di Sumatera Utara,” katanya.

Sedangkan pembicara terakhir, Ketua Tim Pengendalian dan Pencegahan Covid-19 RSUP H Adam Malik dr M Fahdhy SpOG MSc menjelaskan tentang penguatan rumah sakit dalam menekan penularan Covid-19 pada pegawai rumah sakit. "Rekomendasi yang kita buat, bisa kita kembangkan suatu IT contact tracing untuk memudahkan tracing. Kemudian kita lakukan mass testing, dan kita harus mampu mengidentifikasi red notice area,” tambah dr Fahdhy.

Acara simposium ilmiah ini sendiri merupakan puncak kegiatan peringatan HUT ke 28 RSUP H Adam Malik yang bertepatan pada tanggal 21 Juli 2021. Selain itu, sebelumnya rumah sakit terakreditasi Joint Commission International ini juga telah menggelar aksi donor darah dan vaksinasi massal Covid-19 pada 21-23 Juli 2021. Kemudian, akan dilanjukan dengan pembagian suvenir kepada keluarga pasien, serta lomba video Tiktok sampai 31 Juli 2021. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Bantors
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com