Hadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi, Kejari Deliserdang Terima 14 SKK dari BPJS Ketenagakerjaan


112 view
(Foto Dok/Fahri)
FOTO BERSAMA: Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut IBN Wiswantanu SH MH didampingi Wakajati Agus Salim SH dan Asdatun Dr Prima Idwan Mariza SH MHum foto bersama dengan Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagut Panji Wonosari dan jajarannya usai rapat di Aula Kejati Sumut, Kamis (29/4).
Medan (SIB) -Kajari Deliserdang Jabal Nur SH MH mengikuti rapat monitoring dan evaluasi BPJS Ketenagakerjaan Sumut dengan Kejaksaan Tinggi Sumut di Aula Kejaksaan Tinggi Sumut, Kamis (29/4).

Rapat yang dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut IBN Wiswantanu SH MH didampingi Wakajati Agus Salim SH dan Asdatun Dr Prima Idwan Mariza SH MHum dihadiri Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagut Panji Wonosari, Deputi Wilayah Bidang Wasrik dan MR, Rasidin, Asisten Deputi Wilayah Bidang Kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan Budi Pramono, Petugas Pemeriksa Wilayah Fakhrurrozy Lubis dan Penata Maria Data dan Informasi, Ade Wibowo Gorontalo

Tampak juga hadir, Kasi Datun Kejari Deliserdang Fahri SH MH, Kajari Medan beserta Kasi Datun, Kajari Binjai beserta Kasi Datun, Kasi Perdata, Kasi TUN, Kasi Timkum Kejati Sumut, Kasi Datun Kejari Belawan. Rapat ini dilaksanakan secara virtual yang diikuti seluruh kejari dan seluruh Cabang BPJS Tenagakerja wilayah Sumut.

Dalam rapat itu diketahui, Kejari Deliserdang menerima 14 Surat Kuasa Khusus (SKK) dari BPJS Ketenagakerjaan Tanjungmorawa dengan rincian 10 SKK telah berhasil diselesaikan secara non litigasi.

Sedangkan 4 SKK lagi belum terselesaikan dikarenakan badan usaha yang diundang belum hadir. Apabila secara non litigasi (mediasi) tidak berhasil maka akan ditempuh secara litigasi.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa Kejaksaan Negeri Deliserdang melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN) telah memulihkan keuangan negara dari ketidakpatuhan Perusahaan Daftar Sebahagian (PDS) program dan tunggakan iuran Badan Usaha sebesar Rp945.177.179.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Morawa Iskandar mengaparesiasi hasil yang optimal atas SKK yang ditindaklanjuti oleh Kejari Deliserdang. Hal ini demi memastikan perlindungan hukum terkait hak tenaga kerja terhadap resiko sosial.

Harapannya ke depan para pengusaha dapat secara sadar mendaftarkan seluruh tenaga kerjanya sebagai peserta dan tertib administrasi pelaporan dan pembayaran iuran. (SS6/Rel/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com