Harga Ayam di Madina Mahal, Gubsu Minta Camat Ajari Warga Beternak


271 view
Harga Ayam di Madina Mahal, Gubsu Minta Camat Ajari Warga Beternak
Kontan/Fransiskus Simbolon
Pedagang melayani calon pembeli ayam yang di jual di Pasar Jaya, Manggarai, Jakarta, kamis (13/08). Harga Jagung Meroket jadi sebab Harga Ayam dan Telur tetap tinggi. Ilustrasi
Mandailing Natal (SIB)
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menemukan harga daging ayam mencapai Rp 60 ribu per kilogram, saat mengunjungi Pasar Pakantan di Mandailing Natal (Madina). Edy mengatakan hal itu terjadi, karena akses ke daerah itu jauh dan tak ada usaha pemotongan ayam.
"Cukup tinggi, ini karena akses ke sini jauh dan tidak ada di sekitar sini yang usaha ayam potong, jadi distribusinya cukup jauh," kata Edy Rahmayadi dalam keterangannya, Selasa (29/8).
Setelah meninjau pasar, Edy mengumpulkan kepala desa di Kecamatan Pakantan. Edy meminta camat dan para kepala desa membantu masyarakat menanam sayuran hingga memelihara ayam.
"Tolong kepala desa, Bu Camat ajari masyarakat kita menanam sayuran cabai, memelihara ayam, karena harga bahan pangan di sini cukup mahal," sebutnya.
Edy menyebutkan, pihaknya akan mempermudah akses ke Pakantan. Dia mengatakan akses jalan dari Pakantan ke Ulu Pungkut dan Sumatera Barat akan dibuat untuk mempermudah warga. (dtc/r)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com