Kepala Departemen Apostolat GKPI

Hargai Perbedaan, Jadilah Berkat Bagi Semua Orang


173 view
Foto Istimewa
Pdt Humala Lumbantobing MTh
Pematangsiantar ( SIB)
Kepala Departemen Apostolat GKPI, Pdt Humala Lumbantobing MTh mengatakan, menjadi sesama bagi semua orang adalah suatu kerinduan dan cita-cita luhur, dalam rangka mewujudkan kerukunan antara sesama di tengah masyarakat pluralis.

Kerinduan ini, kata Humala sangat perlu dikembangkan oleh umat percaya, sebab disadari bahwa manusia di bumi ini, berbeda, baik secara etnis, agama, ras dan budaya. Perbedaan seperti itu, kalau tidak disikapi dengan pikiran positif, akan mengarah kepada persaingan, sikap menutup diri dan yang paling parah menganggap orang lain menjadi musuh.

Sikap eksklusif yang dipelihara terus menerus akan selalu mengagungkan kelompok sendiri, sehingga terjadilah tembok-tembok pemisah dan akan menjadi egois, tidak peduli dengan nasib sesama.

Untuk mengatasi sikap egois yang kian mencuat dan yang tidak memperdulikan sesama dan dalam rangka menuju kerukunan dan keharmonisan di tengah-tengah masyarakat, kita harus kembali merenungkan panggilan kita di tengah masyarakat pluralis sebagai orang percaya sebab Allah memanggil kita untuk menjadi berkat bagi semua orang," ujarnya kepada SIB, Minggu (11/4).

Untuk menjadi sesama bagi semua orang, teladan orang Samaria yang baik hati (Luk. 10:25-37) memberikan gambaran jelas tentang cara pandang terhadap sesama. Dengan menyadari panggilan "menjadi sesama" bagi saudara yang lain maka kini, kita disegarkan kembali untuk membangun solidaritas bagi semua orang terutama bagi mereka yang menderita, tertindas dan sengsara," ungkapnya.

Berangkat dari pemahaman teologis, tersebut, sikap orang percaya yang aktual pada masa kini adalah orang percaya harus menjadi berkat bagi semua orang, sebab itulah panggilan, serta orang-orang percaya harus menghargai perbedaan, malah perbedaan itu indah. Sekali pun berbeda tetap satu ( diversity in unity) di bumi yang diciptakan oleh Tuhan. Selain itu, orang percaya harus berdoa syafaat bagi semua orang, para raja dan pembesar (1 Timotius 2:1-4). Kuasa doa orang percaya sangat penting, untuk membawa pembaharuan yang berguna bagi sesama. Akhirnya dengan penyertaan Tuhan, marilah kita meningkatkan solidaritas bagi sesama, kerukunan antar sesama dan saling menghormati di tengah bangsa dan negara kita yang majemuk ini," harapnya. (D3/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com