Disaksikan Menko PMK RI dan Wali Kota

Hari Buruh Diwarnai Vaksinasi Covid-19 untuk Buruh

* Serikat Pekerja/Buruh Sampaikan Pernyataan Sikap

128 view
Foto : Dok/Diskominfo Medan
BERINTERAKSI : Menko PMK Prof Dr Muhadjir Effendy MAP didampingi Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM menyempatkan diri berinteraksi dengan salah satu buruh yang mengikuti vaksinasi Covid-19 di Aula PRSU, Sabtu (1/5).
Medan (SIB)
Peringatan Hari Buruh International (May Day) tingkat Kota Medan ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk para buruh. Proses vaksinasi tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy MAP didampingi Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM di Aula PRSU, Sabtu (1/5). Pelaksanaan vaksinasi yang dihadiri puluhan buruh itu berjalan tertib dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Pada kesempatan itu, Menko PMK Muhadjir Effendy mengaku pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di kota Medan berjalan sangat baik. Dia mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Medan yang dengan cepat merespon arahan pemerintah pusat untuk melakukan vaksin terhadap para pekerja dan buruh.

"Buruh ataupun karyawan menjadi prioritas yang divaksin agar mereka percaya diri dalam bekerja sehingga ekonomi di Kota Medan dapat kembali bergerak," katanya.

Mereka yang sudah divaksin, jelasnya akan memiliki tingkat kekebalan tubuh yang semakin kuat. Namun begitu, Muhadjir tetap mengingatkan bahwa vaksinasi belum tentu menjamin 100 persen aman, untuk itu masyarakat diingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan karena tumbuhnya kekebalan dalam tubuh butuh proses.

"Vaksinasi tidak menjamin kita 100% aman, karenanya kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan sampai wabah ini benar-benar berakhir," pesannya.

Selain mengikuti vaksinasi, puluhan buruh dari berbagai serikat pekerja yang menghadiri peringatan May Day itu juga mendapat bingkisan berupa paket Sembako dari Pemko Medan, yang diserahkan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM bersama unsur Forkopimda Kota Medan.

Wali Kota Medan dalam sambutannya mengatakan, peringatan May Day tahun 2021 digelar di tengah pandemi Covid-19, karena itu harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Buruh adalah tulang punggung pergerakan perekonomian di Kota Medan, untuk itu kita harus tetap bersabar menghadapi pandemi Covid-19. Kami juga terus membuka diri agar investasi masuk ke Kota Medan sehingga perekonomian kita dapat tumbuh di tengah kondisi saat ini," jelasnya.

Di samping itu, Bobby menyadari masih banyak yang menjadi tugas Pemko Medan, pemerintah provinsi ataupun pemerintah pusat untuk menjawab setiap aspirasi yang disampaikan oleh para buruh. Diakui, apa yang menjadi wewenang Pemko Medan akan segera ditindaklanjuti.

"Apa yang menjadi kewenangan Pemko Medan akan segera kami tindaklanjuti, seperti permintaan memfasilitasi kantor sekretariat untuk serikat pekerja/serikat buruh. Sedangkan aspirasi lainya yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dan provinsi akan kami sampaikan sehingga semua aspirasi dapat terpenuhi," ungkapnya.

Bobby juga mengingatkan para pekerja agar tetap mematuhi protokol kesehatan terkhusus dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1442H. Wali Kota Medan tidak ingin perayaan keagamaan umat muslim ini nantinya dipersalahkan sebagai penyebar penularan Covid-19.

"Apa yang terjadi di India telah menjadi pelajaran buat kita, saya tidak ingin perayaan Idul Fitri nantinya juga dipersalahkan sebagai penyebar Covid-19, karenanya kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan membatasi keluar masuknya masyarakat menuju kota Medan," imbaunya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan May Day ini juga di isi dengan pernyataan sikap oleh para serikat pekerja/serikat buruh yang berisikan :

1.Serikat Pekerja/Serikat Buruh Kota Medan meminta kepada Pemko Medan untuk menyampaikan kepada Pemerintah Pusat untuk meninjau kembali UU No 11 tahun 2020 Kluster Ketenaga-kerjaan dan PP No 34,35,36 dan 37 tahun 2021.

2.Serikat Pekerja/ Serikat Buruh Kota Medan meminta agar Upah Minimum Sektoral Kab/Kota (UMSK) tetap di berlakukan khususnya di Kota Medan.

3.Serikat Pekerja/ Serikat Buruh Kota Medan meminta kepada Pemko Medan agar dapat memfasilitasi kantor sekretariat untuk Serikat Pekerja/Serikat Buruh di Kota Medan.

Peringatan May Day juga turut dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Kemenko PMK Femmy Eka Putri, Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman SE, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Dandim 0201/BS Kolonel Inf Agus Setiandar SIP, Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM, Kepala BPJS Kesehatan Kota Medan dr Sari Quratul Ainy, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan. (Rel/A16/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com