Hari Pertama Penyekatan Arus Mudik, Sat Lantas Polrestabes Medan Amankan Belasan Mini Bus


335 view
(Foto SIB/Roy Damanik)
PUTAR BALIK: Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar meminta para pemudik dan sopir bus agar putar balik di Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (6/5).
Medan (SIB)
Hari pertama penegakan Permenhub Nomor 13 Tahun 2021 tentang Larangan Mudik dan penyekatan ke luar kota (Medan, Binjai, Deliserdang dan Karo), Sat Lantas Polrestabes Medan, Kamis (6/5) pagi hingga sore mengamankan belasan unit mini bus dan travel gelap dari kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan dan Pos Diski Jalan Gatot Subroto.

Amatan wartawan di Jalan Sisingamangaraja, personel Sat Lantas dan petugas Dishub Kota Medan melakukan pemantauan di pinggir jalan tak jauh dari flay ofer Amplas. Kemudian petugas berjalan ke tengah jalan sembari meminta sejumlah kendaraan jenis bus dan mini untuk menepi.

Salah seorang sopir mini bus KUPJ BK 7104 DN, Daud Nainggolan (57) warga Jalan Sandang P Ujung Perdagangan III, Simalungun berusaha mengelabui petugas. Sopir itu berdalih bahwa penumpang yang dibawa adalah keluarganya.

Namun, setelah petugas melakukan pemeriksaan identitas, tak seorangpun penumpang yang memiliki hubungan keluarga atau saudara dengan sopir KUPJ tersebut. Petugas lalu memerintahkan para penumpang untuk turun dari mini bus itu.
Karena aksi nekatnya itu, mini bus yang dikendarai Daud langsung ditindak dan dibawa ke Lapangan Merdeka Medan untuk proses selanjutnya.

Salah seorang penumpang yang diwawancarai wartawan mengaku mudik ke kampung halaman ke Perdagangan karena tidak tahu adanya penyekatan. Wanita berjilbab hitam ini ingin mudik melihat anaknya yang baru saja selesai menjalani operasi medis.

Meski berulang kali memohon kepada petugas, ibu tersebut tetap tidak diizikan untuk mudik ke kampung halaman. Akhirnya ibu dan sejumlah penumpang lainnya memilih pulang ke rumahnya.

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sony W Siregar yang diwawancarai di lokasi mengatakan teknis penyekatan dilakukan dengan menyetop bus yang melintas. Lalu memeriksa penumpang dan surat-surat kelengkapan kendaraan.

"Bagi sopir yang tidak patuh atau ketahuan membawa penumpang dengan tujuan di luar Mebidangro akan ditindak," katanya dengan tegas.

Sementara para penumpang, sambung Kasat, dipaksa turun dari bus.

"Dari Jalan Sisingamangaraja Medan dan Pos Diski Jalan Gatot Subroto, puluhan bus diminta putar balik. Sementara 11 mini bus kita tahan," pungkasnya sembari menambahkan kegiatan penyekatan (larangan mudik) ini dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2021 yang dimulai pada 6 Mei sampai 17 Mei 2021.(A14/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com