Himapsi Desak Pemprov Sumut Perbaiki Jalan Rusak di Simalungun


619 view
Himapsi Desak Pemprov Sumut Perbaiki Jalan Rusak di Simalungun
(Foto: harianSIB.com/Jheslin M Girsang)
TANAM PISANG: Himapsi menanam pisang pada jalur lintasan Pematangsiantar-Saribudolok, di Panombean Panei, Kabupaten Sinalungun, Senin (6/9/2021). Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan provinsi.
Simalungun (harianSIB.com)

Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Himapsi) konvoi kendaraan hingga memblokade jalur lintasan Pematangsiantar-Saribudolok, di Panombean Panei, Kabupaten Sinalungun, Senin (6/9/2021).

Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan provinsi, di Kabupaten Simalungun.

Dalam aksi tersebut, sejumlah pengurus dan kader Himapsi bergantian menjadi orator. Hadir juga Ketua DPP Himapsi Lamhot Rotua Saragih, Sekretaris Jenderal DPP Himapsi Rizal VH Sinaga, Ketua DPC Himapsi Kabupaten Simalungun Aleks Girsang, mantan Ketua DPP Himapsi Teguh Sinaga, Ketua DPC Himapsi Medan Risky Saragih dan lainnya.

"Mari kita teriakkan bahwa kita tersiksa akan jalan ini. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera perbaiki kerusakan jalan di Kabupaten Simalungun," kata Rizal.

"Kita luangkan waktu untuk memperjuangkan kepentingan umum, tanpa ada kepentingan pribadi. Kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan," imbuhnya.

Menurutnya, kondisi jalan penghubung Pematangsiantar sampai Saribudolok bertambah hari semakin parah. Bahkan, berulangkali mobil mengalami kerusakan saat melintasi jalan tersebut. Waktu tempuhpun semakin lama.

Himapsi juga sempat menyampaikan permintaan maaf kepada pengguna jalan karena terganggu akibat aksi tersebut.

Ia pun berharap kemauan anggota DPRD Sumut khususnya Daerah Pemilihan (Dapil) X Siantar-Simalungun untuk memperjuangkan perbaikan jalan tersebut.

"Kita punya wakil rakyat di DPRD Sumut Dapil X. Harapan kita, para wakil rakyat memperjuangkan anggaran untuk perbaikan jalan mulai Pematangsiantar sampai Saribudolok, dan setidaknya anggaranya dapat ditampung pada Perubahan APBD Sumut Tahun 2021 ini," urainya.

Mengingat jalur lintasan itu kian hari bertambah parah, dinilai sangat berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalulintas. Padahal, akses jalan itu cukup vital digunakan masyarakat sebagai penghubung Kota Pematangsiantar-Pamatangraya-Saribudolok-Kabanjahe-Berastagi sampai Medan. (*)

Penulis
: Jheslin M Girsang
Editor
: Wilfred
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com