Honda Uji Kemampuan Instruktur Keselamatan Berkendara


109 view
Honda Uji Kemampuan Instruktur Keselamatan Berkendara
Foto : Dok/Honda
UJI KEMAMPUAN : Honda menggelar uji kemampuan para instruktur keselamatan berkendara secara virtual mulai 18 Oktober - 14 November 2021 di seluruh Indonesia. Tampak para advisor sedang melakukan pengujian. 
Medan (SIB)
PT Astra Honda Motor (AHM) terus memperkuat keterampilan para instruktur keselamatan berkendara dengan mengadakan Astra Honda Virtual Safety Riding Instructors Competition 2021. Kompetisi ini merupakan bentuk adaptasi Honda di masa pandemi agar dapat terus melakukan kalibrasi kompetensi instruktur dan advisor safety riding sepeda motor Honda di Tanah Air.

Melibatkan 2.000 advisor safety riding yang terdiri dari karyawan dealer dan komunitas Honda, kompetisi instruktur keselamatan berkendara ini digelar 18 Oktober – 14 November 2021 untuk seleksi regional. Seleksi dilanjutkan tingkat nasional pada 22 – 26 November 2021, yang melibatkan 168 advisor safety riding dan 60 instruktur safety riding dari seluruh Indonesia.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan kompetisi instruktur safety riding virtual ini merupakan upaya perusahaan untuk memastikan kemampuan instruktur safety riding Honda terus terkalibrasi sehingga bisa efektif dalam menyampaikan edukasi keselamatan berkendara kendati berada di masa pandemi.

Sementara itu Gunarko Hartoyo, Corporate Communication and Sales Manager PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di Sumut mengungkapkan para instruktur safety riding Honda terus berkreasi dalam mengampanyekan keselamatan berkendara selama masa pandemi. Oleh karena itu, Honda berupaya terus menjaga kualitas dan kompetensi dari para instruktur Honda sebagai salah satu bentuk komitmen dalam mewujudkan budaya keselamatan berkendara yang aman dan nyaman untuk seluruh pengguna jalan.

Dalam Astra Honda Virtual Safety Riding Instructors Competition 2021, para peserta diuji dalam hal pemahaman dan keterampilan mengenai keselamatan berkendara. Saat uji kemampuan teori, akan diukur pengetahuan dan pemahaman para peserta tentang keselamatan berkendara. Dalam hal keterampilan, para instruktur diuji mengenai kreativitas dan kemampuan memberikan edukasi keselamatan berkendara pada masyarakat. Selain itu, mereka juga diuji kemampuan menganalisa dan mengantisipasi potensi bahaya serta mengedukasi konsumen terkait prediksi bahaya saat berkendara.

Bagi main dealer yang memiliki Safety Riding Center seperti main dealer area Banten, Jakarta-Tangerang, Jambi, Riau, Jawa Timur, Sumatera Utara, Yogyakarta, dan Jawa Barat mendapatkan pengujian tersendiri. Para instruktur safety riding dari ke-delapan kota tersebut akan diuji kemampuan mengembangkan program pelatihan safety riding berdasarkan analisa kebutuhan calon peserta pelatihan.(Rel/R4/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com