IT Del Laguboti, BPODT dan ASDP Indonesia Ferry Gelar Seminar Penguatan Digitalisasi UMKM


228 view
IT Del Laguboti, BPODT dan ASDP Indonesia Ferry Gelar Seminar Penguatan Digitalisasi UMKM
Foto: Ist/harianSIB.com
Seminar  dibuka secara resmi oleh Rektor IT Del,  Arnaldo Marulitua Sinaga.

Toba (SIB)

Institut Teknologi Del (IT Del) Laguboti bekerjasama dengan PT ASDP Indonesia Ferry, Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah II Provinsi Sumatera Utara, dan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, menyelenggarakan seminar “Penguatan Digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah” di Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba, Kamis (16/6).

Seminar dibuka secara resmi oleh Rektor IT Del, Arnaldo Marulitua Sinaga. Dalam sambutannya disampaikan, bahwa pemasaran produk di Toba, khususnya di 13 pelabuhan yang saling terhubung di Toba akan meningkatkan pendapatan para pemilik usaha.

Oleh karena itu, Rektor mengajak para pemilik usaha untuk menjalankan usahanya secara digital. Pentingnya dan bermanfaatnya teknologi akan sangat meningkatkan produksi hingga hasil penjualan produk.

Dijelaskannya, banyak platform online yang bisa digunakan untuk memasarkan produk UMKM secara online, seperti Tokopedia, Shopee, Blibli, dll.

Pada saat ini, IT Del juga telah menghasilkan salah satu produk inovasi berupa marketplace tobazone (https://tobazone.com) yang sudah digunakan oleh pelaku UMKM di Toba dalam mendukung pemasaran dan penjualasan secara digital.

BPODT diwakili Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan, Raja Malem Tarigan, menyampaikan roadmap Penguatan Digitalisasi UMKM dalam mengembangkan potensi UMKM yang ada di Kawasan Danau Toba dan berfokus pada peningkatan Investasi yang saat ini sedang dikembangkan di Toba Caldera Ressort seluas kurang lebih 386 Ha.

Dia juga mengajak para pegiat UMKM untuk mempersiapkan produknya sehingga siap dibantu promosinya, mulai dari pemasaran secara digital, pembuatan packaging, hingga penyediaan modal untuk usaha yang menarik dari Toba.

Pada sesi berikutnya, para peserta diberikan penjelasan mengenai strategi pemasaran (marketing) produk barang atau jasa dengan baik dan tepat sasaran oleh Mariana Simanjuntak.

Para peserta aktif menyampaikan kendala yang paling sering dihadapi sehingga menghalangi mereka memasarkan atau menjual produknya.

Beberapa kendala yang disebutkan di antaranya regulasi distribusi produk yang mengandung alkohol, penggunaan platform online, moda yang terbatas, dan desain kemasan produk uang kurang menarik.

Kegiatan ditutup dengan pemaparan Verawaty Situmorang yang menjelaskan mengenai pentingnya para pemilik usaha untuk masuk ke marketplace untuk memasarkan produknya secara online.

Salah satu marketplace yang diperkenalkan adalah produk inovasi IT Del, tobazone (https://tobazone.com) yang sudah digunakan oleh pelaku UMKM di Toba dalam mendukung pemasaran dan penjualan secara digital. (G1/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com