Ibadah Perayaan Hari Disabilitas Internasional di HKI Immanuel Pematangsiantar Khidmat


351 view
Ibadah Perayaan Hari Disabilitas Internasional di HKI Immanuel Pematangsiantar Khidmat
(Foto SIB/Meily Saragih)
Sambutan : Sekjen HKI, Pdt Hotman Hutasoit MTh memberikan kata sambutan didampingi Kadep Diakonia, Pdt Rama Yanti Simorangkir STh MA, Pdt Norma Yulia Simanungkalit dan pengurus lainnya, pada ibadah Perayaan Hari Disabilitas Internasional bersama gereja-gereja anggota UEM, Jumat (2/12) di gereja HKI Immanuel, Kompleks Kantor Pusat HKI,Jalan Melanthon Siregar Pematangsiantar. 
Pematangsiantar (SIB)
Ibadah perayaan Hari Disabilitas Internasional bersama gereja-gereja anggota United Evangelical Mission (UEM), Jumat (3/12) di Gereja HKI Immanuel, Kompleks Kantor Pusat HKI, Jalan Melanthon Siregar, Pematang-siantar berlangsung dengan khidmat dengan tema mengembangkan pelayanan inklusi dan kemandirian terhadap pelayanan disabilitas.

Pdt Norma Yulia Simanungkalit STh, dalam khotbahnya mengungkapkan, Tuhan hadir dan berkarya pada diri orang-orang yang lemah dan memiliki keterbatasan. Dalam kelemahan, kuasa Tuhan menjadi sempurna. Dalam Kristus, semua manusia beroleh kasih karunia dan sama dihadapanNya. Diminta untuk tidak menjauhi orang-orang yang berkebutuhan khusus tapi justru merangkul, mengasihi. Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dan ciptaan Tuhan yang sempurna.

"Pada diri orang-orang yang lemah dan penyandang disabilitas, wajah Allah terpancar di sana. Allah memiliki tujuan dalam hidup kita yaitu untuk memuliakanNya lewat apa yang ada pada diri kita. Kalau kita memiliki keterbatasan, jangan sesekali kita menyalahkan orangtua dan diri kita, namun fokuslah pada kelebihan yang ada pada diri untuk dikembangkan dan dipersembahkan kepada Tuhan dan orang-orang yang ada di sekitar kita. Keterbatasan bukanlah menjadi penghalang untuk menjadi berkat dalam berkarya untuk melayani Tuhan," katanya.

Sekjen HKI, Pdt Hotman Hutasoit MTh didampingi Kadep Diakonia Pdt Rama Yanti Simorangkir STh MA dan pengurus lainnya, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya akan belajar kepada gereja-gereja yang sudah melakukan pelayanan kepada difabel, mengingat akan membuka program pelayanan terhadap difabel di tahun 2022. Kegiatan tersebut diselenggarakan bekerjasama dengan United Evangelical Mission (UEM) dan gereja-gereja anggota UEM.

Ephorus GKPS, Pdt Dr Deddy Fajar Purba dalam kata sambutannya didampingi Sekjen GKPI Pdt Humala Lumbantobing dan sejumlah kepala lembaga pelayanan disabilitas, mengungkapkan rasa bangga, sukacita kepada anak-anak yang tampil mengisi acara ini dan sungguh luar biasa. Sehingga menjadi kebanggaan dan sukacita gereja-gereja anggota UEM, yang memiliki kekuatan dan perpaduan yang luar biasa, kesehatian untuk melayani dan memuliakan Tuhan, melalui program-program pelayanan.

Kepala Departemen UEM Asia Petrus Sugito, mengatakan, sudah delapan tahun UEM, yang pada awalnya bersama-sama dengan Yapentra (GKPI), Hepata (HKBP), Alfa-Omega (GBKP) dan Rehabilitas Bersumber daya Manusia (RBM ) GKPS dan tahun ini telah bergabung HKI merayakan Hari Disabilitas Internasional. Tahun 2021, telah dilakukan dua kegiatan seperti lokakarya untuk mengembangkan pemahaman mendalam secara psikologis terhadap penyandang disabilitas dan keluarganya dan perayaan saat ini, yang menjadi tuan rumah adalah HKI.

Adapun keputusan yang telah disepakati dalam lokakarya tersebut adalah adanya tekad lembaga-lembaga yang melayani disabilitas, juga gereja-gereja yang punya hati mengembangkan pelayanan di bidang ini, untuk semakin mempererat kerjasama, kemitraan dan forum serta pihaknya menyambut baik dengan telah dibentuknya Komisi Nasional Penyandang Difabelitas. Fokus perayaan di tahun 2021, adalah pengembangan pelayanan inklusi dan kemandirian dan hal tersebut sangatlah penting mengingat UEM setiap tahun mengkampanyekan penegakan hak azasi manusia dan temanya adalah Mari kita hapus diskriminasi dan inklusi.

Pada kesempatan tersebut diserahkan, poster untuk kampanye Human Life kepada HKI sebagai tuan rumah, yang diterima Sekjen HKI Pdt Hotman Hutasoit MTh. Acara juga diisi dengan penampilan Cecelia Sihotang dan Hiskia Group (Yapentra- GKPI), puisi dari Hepata HKBP, persembahan musik angklung dari Alfa Omega-GBKP dan tarian dari RBM-GKPS serta pameran hasil kerajinan dari anak-anak binaan lembaga pelayanan disabilitas. (D3/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com