Ini Penyebab Cuaca Panas di Wilayah Sumut


483 view
Ini Penyebab Cuaca Panas di Wilayah Sumut
Foto Dok/Leo Bukit
Logo BMKG
Medan (harianSIB.com)

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan memprakirakan suhu udara maksimum di wilayah Sumut mencapai 36 *C.

Hal itu dikatakan Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan Eridawati kepada harianSIB.com, Sabtu (15/10/2021). Ia mengatakan kondisi ini dapat diakibatkan oleh beberapa faktor antara lain adanya angin yang dominan masih berasal Monsun Australia bersifat kering sehingga asupan massa udara basah kurang. Adanya gangguan cuaca berupa TS kompasu yang menarik massa udara sehingga Sumut menjadi kering.

Begitu juga dengan pola angin yang divergen (menyebar) sehingga tidak mendukung pertumbuhan awan-awan hujan dan kondisi atmosfer lapisan atas di wilayah Sumut dan sekitarnya cukup stabil sehingga pertumbuhan awan berkurang. "Penyebab lain juga karena gerak semu matahari tepat berada di atas khatulistiwa yang menyebabkan suhu udara wilayah sekitar ekuator meningkat," bebernya.

Ia juga mengatakan suhu panas ini diperkirakan akan menurun dalam 2-3 hari ke depan. Hal ini dikarenakan terbentuknya gangguan cuaca berupa eddy di pantai barat Sumatera Utara. Sehingga mendukung untuk pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Sumut terutama di wilayah Kepulauan Nias, Pantai Barat, Pegunungan dan Lereng Timur Sumut.

Sedangkan laporan titik panas (hotspot) dalam dua hari ini terpantau 15 titik panas di sembilan kabupaten/kota se Sumut. Untuk itu ia mengimbau agar masyarakat untuk lebih tanggap terhadap cuaca ekstrim. Selain itu tetap jaga kesehatan dengan sering minum air putih dan prokes yang ketat.

Sebelumnya, Sekretaris IDI Cabang Medan dr Ery Suhaimi SpB mengatakan menghadapi cuaca panas ini masyarakat harus menjaga pola hidup sehat dan menjaga agar tubuh terus bersih.

Banyak mengkonsumsi makanan bergizi agar dapat terhindar dari berbagai penyakit. Di musim tak menentu yang cenderung panas ini penyakit ISPA dan demam berdarah akan menjadi momok yang perlu diwaspadai. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Bantors
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com