Insentif Nakes RSUD Doloksanggul Sudah Dibayarkan Rp 1,6 M


167 view
Insentif Nakes RSUD Doloksanggul Sudah Dibayarkan Rp 1,6 M
Foto Dok/SIB
RSUD Doloksanggul
Humbahas (SIB)
Pembayaran insentif tenaga kesehatan (Nakes) untuk penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dilakukan dengan transparan dan tetap mengacu pada aturan dan peraturan yang berlaku.

Hal itu disampaikan Direktur RSUD Doloksanggul dr Netty Iriani Simanjuntak kepada wartawan di Doloksanggul, Kamis (7/10).

Netty yang saat itu didampingi Kabag TU RSUD Doloksanggul dr Happy Depari dan Ketua Tim Verifikator Insentif Nakes RSUD Doloksanggul dr Hendri Manalu mengatakan, pembayaran insentif Nakes itu mengacu kepada Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No. HK.01.07/Menkes/4239/2021 tentang pemberian insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19.

“Saya tetap tekankan dan kasih petunjuk kepada seluruh manajemen agar pembayaran insentif Nakes Covid-19 dikerjakan sesuai dengan KMK. Saya selalu ingatkan mereka (manajemen) jangan sentuh itu sepeser pun. Dan saya selalu yakini, tidak ada manajemen saya yang melakukan di luar apa yang saya sampaikan. Jadi sekali lagi saya sampaikan, kami bekerja sesuai dengan KMK itu. Di luar dari situ tidak bisa,” kata Netty.

Netty menambahkan, dalam menerapkan KMK itu, pihaknya memiliki sejumlah kendala. Salah satunya kata dia, di dalam KMK itu pihak manajemen rumah sakti tidak ikut mendapatkan insentif. Kata dia, dalam KMK itu yang berhak mendapatkan insentif hanya Nakes yang bertatap muka langsung dengan pasien Covid-19. Selebihnya tidak berhak untuk mendapatkan insentif.

“Kembali saya pertegas, tidak ada potongan sama sekali. Bahkan besaran yang diterima oleh Nakes juga sudah tertera pada sistem aplikasi yang sudah dibuat sesuai dengan KMK itu dan uangnya langsung ditransfer ke rekening masing-masing,” katanya.

Ketua Tim Verifikator Insentif Nakes RSUD Doloksanggul dr Hendri Manalu menguraikan total pagu insentif Nakes di RSUD Doloksanggul yang sudah terklaim mulai dari tahun lalu hingga Juni 2021 sebesar Rp1,6 miliar, dari pagu sebesar Rp2,9 miliar. Sementara jumlah Nakes yang menerima insentif mulai Januari-Agustus 2021 sebanyak 347 orang dengan indeks insentif, dokter spesialis Rp15 juta, dokter umum Rp10 juta, perawat/bidang Rp7,5 juta, dan Nakes lainnya sesuai kebutuhan.

Lebih lanjut disampaikan, pagu tertinggi insentif terdapat pada bulan Juli 2021 dengan pasien 74 orang. Untuk insentif dokter spesialis nominal pagunya sebesar Rp1,11 miliar, dokter umum Rp740 juta, perawat/bidang Rp4,44 miliar dan Nakes lainnya sesuai kebutuhan.

"Untuk pembayaran insentif Nakes bulan Agustus dan September sudah kita usulkan ke BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Humbang Hasundutan. Mudah-mudah dalam waktu dekat segera dibayarkan,” harapnya. (BR7/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com