JPU Tahan 3 Tersangka Korupsi di Bank Sumut KCP Galang Penyidik Kejati Selamatkan Aset Negara Senilai Rp 25,85 Miliar


170 view
JPU Tahan 3 Tersangka Korupsi di Bank Sumut KCP Galang  Penyidik Kejati Selamatkan Aset Negara Senilai Rp 25,85 Miliar
Foto Istimewa
Kantor Pusat Bank Sumut
Medan (harianSIB.com)
Tiga tersangka kasus dugaan korupsi di PT Bank Sumut KCP(kantor cabang pembantu) Galang Deliserdang yaitu Lrt (mantanPimpinan Bank Sumut KCP Galang), tersangka Ram SE (mantan wakil pimpinan Bank Sumut KCP Galang) dan tersangka Skn selaku debitur Bank Sumut KCP Galang, Kamis (16/9-2021), ditahan Jaksa Penuntut Umum (JPU) seusai menerima penyerahan tahap II (penyerahan tersangka berikut barang bukti) dari penyidik Pidsus Kejati Sumut.

Jurnalis Koran SIB Martohap Simarsoit melaporkan, penyerahan perkara tahap II itu berlangsung di Kejati Sumut dari Kasi Penyidikan(Kasidik) Muhammad Junaidi kepada Kasi Penuntutan Robertson, yang selanjutnya diteruskan ke Kejari Deliserdang karena lokasi kejadian kasus itu masuk wilayah hukum Kejari Deliserdang, yang diterima Kasi Pidsus Yos Arnold Tarigan.

Plt Kasi Penkum Kejati Sumut PDE Pasaribu yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya penahanan 3 tersangka seusai penyerahan tahap II perkara korupsi di Bank Sumut KCP Galang tersebut. Penyerahan tahap II dilakukan setelah sebelumnya berkas di penyidikan dinyatakan lengkap oleh JPU.

”Benar ada penyerahan tahap II kasus dugaan korupsi di Bank Sumut KCP Galang itu. Selanjutnya secara administrasi Kejari Deliserdang akan mengajukan perkara itu ke Pengadilan Tipikor di PN Medan,” kata Plt Kasipenkum yang dihubungi via ponsel. Sedang Kasi Pidsus Yos Arnold yang juga dihubungi via aplikasi WA Ponsel mengatakan, penahanan dilakukan JPU di Rutan Tanjung Gusta Medan setelah terlebih dahulu dilakukan tes antigen terhadap tersangka dan hasilnya negatif.

Diperoleh informasi, dalam kasus ini tim penyidik berhasil menyelamatkan asset negara, dalam hal ini Bank Sumut milik Pemprovsu senilai Rp 25.859.547.421 dari kerugian sesuai perhitungan BPKP Perwakilan Sumut sebesar Rp 35.153.000.000.

Penyelamatan asset untuk pemulihan kerugian negara itu dilakukan penyidik melalui penyitaan obyek berupa tanah/bangunan dan tanah/kebun sawit dalam kasus dugaan korupsi di PT Bank Sumut KCP Galang Delisersang dengan tersangka 3 orang.

Kasi Penyidikan menambahkan, tindakan penyelematana asset negara itu melalui penyitaan obyek pada tingkat penyidikan perkara dugaan korupsi di PT Bank Sumut KCP Galang.

”Untuk penyelamatan asset negara tim penyidik berhasil menyita 118 obyek berupa tanah/bangunan dan tanah/ kebun sawit di beberapa tempat di Sumut,” kata Kasi Penyidikan.

Disebutkan, dari hasil penyidikan kasus dugaan korupsi pada PT Bank Sumut KCP Galang diduga dilakukan tersangka Lrt selaku Pimpinan Bank Sumut KCP Galang bersama sama dengan tersangka Ram SE selaku wakil pimpinan Bank Sumut KCP Galang dan tersangka Skn selaku debitur Bank Sumut KCP Galang, sejak 2013 - 2015.

Perbuatan menyimpang itu terjadi diduga dengan memanfaatkan sarana perkereditan yang berlaku pada PT Bank Sumut antara lain kredit usaha rakyat (KUR), kredit pemilikan property Sumut sejahtera (KPP SS) dan kredit angsuran lainnya (KAL) untuk mencairkan dana 125 perjanjian kredit kepada tersangka Skn selaku debitur yang menggunakan nama nama orang lain.

Perbuatan itu mengakibatkan kerugian keuangan negara Rp 35.153.000.000 sebagaimana perhitungan BPKP Perwakilan provinsi Sumut, para tersangka dikenakan pasal 2 UU RI Nomor 31 tahun 1999 jo pasal 3 UU RI Nomor 31 taHUN 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 tahun 20021 tentang pembrentasan tindak pidana korusp jo pasal 55 ayat 1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

Tim penyidik Pidsus Kejati Sumut telah melakukan penyitaan untuk penyelematan asset negara sesuai hasil rekap sebanyak 118 jumlah penyitaan yaitu tanah/bangunan 83, penyitaan tanah/kebun sawit 35 dengan total nilai taksasi penyitaan Rp 25.859.547.421.(*)


Editor
: Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com