Jalan Provinsi Menuju Nias Barat Putus Total , Bupati Nisbar Mohon Perhatian Gubernur Sumut


330 view
Jalan Provinsi Menuju Nias Barat Putus Total , Bupati Nisbar Mohon Perhatian Gubernur Sumut
Foto:dok/Dinas Kominfo Nisbar
Kondisi terkini Jalan Provinsi ruas Dola-Duria yang menghubungkan Kabupaten Nias Barat dan Kota Gunungsitoli, tepatnya di kilometer 27 Desa Fadoro Hunogoa Kecamatan Hiliserangkai, Senin (28/11/2022).

Nias Barat (harianSIB.com)

Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu memohon kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk segera menangani jalan provinsi ruas Dola-Duria yang menghubungkan Kabupaten Nias Barat dan Kota Gunungsitoli, tepatnya di kilometer 27 Desa Fadoro Hunogoa Kecamatan Hiliserangkai Kabupaten Nias yang putus total dan tidak bisa dilalui kendaraan, Senin (28/11/2022).

“Kami informasikan situasi terkini pada ruas Jalan Dola-Duria di Desa Fadoro Hunogoa Kabupaten Nias, yang merupakan akses satu-satunya menuju Kabupaten Nias Barat, tidak bisa dilalui kendaraan roda 4 maupun roda 2 akibat jalan putus total, " ujar Bupati Khenoki Waruwu.

Lanjutnya, ia meminta agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi melakukan upaya penanganan ruas jalan tersebut agar dapat dilalui kembali oleh masyarakat.

“Kami mohon kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara supaya menugaskan OPD Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara untuk melakukan perbaikan ruas jalan dimaksud sehingga akses jalan menuju Nias Barat dan sebaliknya bisa normal kembali,"harap Bupati.

Dikatakannya lagi, selain ruas jalan tersebut ada beberapa titik lainnya juga terancam putus, yakni ruas jalan provinsi Hilimbuasi-Mandrehe di Desa Lolozirugi, ruas jalan provinsi Mandrehe-Sirombu di Lasarabahili, Desa Simaeasi, Kecamatan Mandrehe dan juga jembatan Sungai Oyo yang hingga kini masih belum dimulai pembangunannya.

Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Yusuf Nache mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kondisi jalan Provinsi Sumatera Utara melalui surat yang ditandatangani oleh Bupati Nias Barat.

“Jauh-jauh hari kita sudah koordinasi dan mengingatkan mereka tentang potensi kerusakan yang berakibat fatal seperti sekarang ini. Termasuk kita bersurat ke gubernur tentang hal itu yang ditandatangani oleh Pak Bupati," ujar Yusuf.

Lanjutnya, ia mengkuatirkan apabila tidak cepat ditangani maka kemungkinan sejumlah komoditi kebutuhan pokok masyarakat ketersediaan akan langka dan mengalami kenaikan harga.

Berdasarkan pengamatan di sejumlah SPBU di Kabupaten Nias Barat, akibat terputusnya akses jalan tersebut, mengakibatkan ketersediaan BBM di sejumlah SPBU kosong. (SS9)

Penulis
: Evy Claudia Shiffer Daeli
Editor
: Robert/Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com