Jalin Silaturahmi, Gapensi Minta Pendampingan Hukum ke Kejari Pematangsiantar


160 view
Foto SIB/Andomaraja Sitio
SILATURAHMI : Kajari Pematangsiantar Agustinus Wijono (1 kanan tengah) didampingi Kasi Intel BAS Faomasi J Laia (2 kanan tengah) menyambut kedatangan Ketua Gapensi, Henri T Silalahi (1 kiri tengah) bersama pengurus lainnya saat silaturahmi ke kantor Kejaksaan Negeri di Jalan Sutomo Pematangsiantar, Senin (25/1).
Pematangsiantar (SIB)
Pengurus Gabungan Pelaksana Kontruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Siantar-Simalungun berkunjung ke kantor Kejari Pematangsiantar, Senin (25/1).

Ketua Gapensi, Henri T Silalahi bersama pengurus lainnya menyatakan, kedatangan mereka dalam rangka menjalin silaturahmi dan meminta pendampingan hukum dari Kejaksaan dalam pengawasan tender proyek dilakukan Pemko Pematangsiantar.

Dikatakan dia, pelaksanaan tender proyek selama ini membuat pengusaha lokal seakan terabaikan, karena lebih condong pelaksana kontraktor diturunkan dari luar daerah, padahal gabungan kontruksi di daerah tetap membayar pajak pembangunan di kota ini.

Dia berharap Kejaksaan melakukan pengawasan berkaitan tender proyek dilaksanakan Pemko Pematangsiantar, khususnya penunjukan langsung (PL) proyek untuk pengusaha lokal, karena mereka menilai pelaksanaan tender proyek hingga saat ini terkesan dipaksakan pada pertengahan tahun. Sehingga para pengusaha terpaksa terburu-buru menyelesaikan pengerjaan, karena waktu terbatas sehingga kualitas hasil pembangunan tidak maksimal.

"Kita meminta saran kepada Kejaksaan agar mengingatkan pelaksanaan tender proyek dilakukan Pemko Pematangsiantar dilakukan awal tahunlah. Agar kami para pengusaha lokal ini bisa merancang dan bukan dikejar waktu, sehingga hasilnya pengerjaan diharapkan dapat sesuai dengan maksimal," harapnya.

Menanggapi itu, Kajari Pematangsiantar Agustinus meminta pengurus Gapensi membuat surat kepanitiaan berkaitan tender proyek ke Pemko Pematangsiantar dan ditembuskan ke Kejaksaan, sehingga pihaknya dapat melakukan pengawasan tender.

"Kita siap melakukan pendampingan dan memberi masukan agar pelaksanaan tender dilakukan awal tahun oleh Pemko. Jadi apabila nantinya pelaksanaan tender dilakukan tidak sesuai aturan dan melanggar, kita akan lakukan penindakan. Kita sarankan juga para pengusaha jangan tunggu ada masalah baru melaporkannya," terang Agustinus. (S10/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com