Jelang Akhir Tahun Rehab Sekolah Rp 122 Miliar di Nias Sebagian Masih Tahap Pondasi, Kepsek Resah

*PT Adhi Karya: Kami Selesaikan

253 view
Jelang Akhir Tahun Rehab Sekolah Rp 122 Miliar di Nias Sebagian Masih Tahap Pondasi, Kepsek Resah
Foto: IST/net
Ilustrasi.
Nias (harianSIB.com)

Proyek rehab sekolah dasar dan renovasi sarana prasarana TA 2021 yang digelontorkan pemerintah pusat senilai Rp 122 miliar untuk 3 kabupaten di Kepulauan Nias, progresnya kini masih rendah membuat sejumlah kepala sekolah khawatir jika pengerjaan tidak usai sesuai jadwal yang ditentukan.

Sebanyak 51 sekolah mendapat proyek rehab yang tersebar di Nias, Nias Selatan dan Nias Barat, dikerjakan selama 270 hari kalender terhitung sejak Juli lalu.

Salah seorang kepala sekolah dari Kecamatan Gomo, Nias Selatan, BF Laia, kepada jurnalis Koran SIB, Riswan H Gultom, Selasa (26/10/2011) mengatakan, sekolah yang dipimpinnya merupakan penerima manfaat rehab dan pembenahan sarana prasarana, namun dia heran, hingga saat ini rekanan hanya masih mendirikan pondasi.

"Kami sungguh khawatir, waktu tinggal dua bulan apakah rehab gedung dan pembenahan sarpras bisa rampung, apalagi kami dengar peralatan sarpras sebagian didatangkan dari luar pulau Nias," kesal Laia.

Sementara Manager PT Adhi Karya, Agus Harmoko yang dihubungi melalui Humas, M Zuhri, mengakui jika progres agak lambat. "Benar, namun menurut kami lambat sedikit saja. Jika dikalkulasi progres sekitar 55 persen lah," katanya.

Namun diakuinya, pengerjaan di daerah pedalaman, seperti contoh Kecamatan Gomo, ada yang masih hanya pondasi terpasang. "Kendala di daerah pedalaman karena pekerja mengambil material dari alam sehingga agak lamban prosesnya," jelasnya.

Zuhri mengatakan, PT Adhi Karya sebagai rekanan bertanggung jawab memacu pihak yang sebelumnya dihunjuk sebagai pekerja sub kontrak. "Pekerjaan start sejak Juli lalu. Kami upayakan selesai akhir Desember sesuai kontrak," katanya.

Sementara soal kualitas, meski pekerjaan banyak yang jauh dari pusat keramaian, pihaknya dikatakan melakukan pengawasan langsung. "Kami menurunkan tim pengawas kwalitas ke lokasi pembangunan. Mereka melaporkan setiap perkembangan pekerjaan," jelasnya. (*)

Penulis
: Riswan H Gultom
Editor
: Robert/Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com