Jelang Idul Fitri, Keramaian di Pasar Tak Dapat Dielakkan

* Satgas Medan: Pengawasan Prokes Terus Dikumandang

116 view
Photo : ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Ilustrasi foto suasana keramaian dipasar.
Medan (SIB)
Sejak beberapa hari lalu, pengunjung mulai membludak yang bertujuan untuk membeli kebutuhan lebaran ke Pusat Pasar Kota Medan dan sejumlah pasar tradisional.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan dr Mardohar Tambunan mengaku momen saat ini keramaian di pasar tradisional tidak dapat dielakkan. Bahkan pihaknya bekerja keras terus mengingatkan masyarakat agar taat pada protokol kesehatan (prokes).

"Prokes terus kita kumandangkan. Semakin dekat lebaran, semakin tegas kita mengumandangkannya baik melalui edukasi. Khusus di pajak ini kita sudah capek, bahkan kepada penjualnya juga terus disampaikan karena kita takut habis lebaran klaster yang keluar," kata Mardohar, Minggu (9/5), seperti dilansir hariansib.com.

Ia menyebutkan pajak atau pasar tradisional ini banyak sekali masyarakat melanggar prokes. Kesadaran masyarakat saat berada di pasar sebagian dikatakan baik, sebagian lagi kurang baik karena sudah sibuk belanja.

Namun, ketika diingatkan secara langsung maupun melalui pengeras suara barulah sibuk memasang masker dan menjaga jarak. "Tapi Insyaallah kalau di pajak itu interaksinya kan bukan itu saja orangnya. Paling penting yakni masker sama jaga jarak. Jaga jarak itu yang sulit diatasi saat ini," ungkapnya.

Namun demikian, tim terus bekerja keras dengan bekerjasama dengan pihak kecamatan, dan pengelola pasar. Pada hari-hari tertentu seperti menjelang lebaran ini pihaknya selalu ada menjaga pusat-pusat keramaian.

"Terus mobile dan jika ada yang membandel terpaksa diterapkan sanksi push up. Umumnya yang membandel itu masyarakat dari luar Medan," tuturnya.

Terpisah, Plt Direktur Utama PD Pasar Kota Medan, Tengku Maya Maghdina mengatakan pihaknya tidak bisa melarang orang berkunjung ke pasar dan tidak bisa pula dibatasi. Namun, pihaknya tetap mengimbau para pengunjung menjalankan prokes.

"Kita ingatkan langsung para pengunjung agar menggunakan masker. Untuk Sabtu dan Minggu, kita dibantu Polri dan TNI," ucapnya sembari menyebut tingkat pengunjung paling tinggi saat ini adalah Pusat Pasar dan disusul Pasar Petisah Medan hingga 50% dari biasanya. (SS6/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com