Jokowi Tinjau Vaksinasi di Deliserdang, Juga Konfrensi Video dengan Pelajar di 6 Kabupaten/Kota


104 view
Jokowi Tinjau Vaksinasi di Deliserdang, Juga Konfrensi Video dengan Pelajar di 6 Kabupaten/Kota
(Foto.Dok/Biro Pers Sekretariat Presiden)
DOOR TO DOOR: Presiden Joko Widodo menyapa warga yang menerima suntik vaksin di depan rumahnya, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara door to door, Kamis (16/9) di Desa Emplasmen Kualanamu-Deliserdang.
Lubukpakam (SIB)
Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat untuk belajar hidup berdampingan dengan Covid-19. Oleh karena itu, disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi menjadi kunci utama untuk dapat terhindar dari penularan Covid-19.

Ajakan itu disampaikan Presiden saat meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 secara pintu ke pintu (door to door) untuk masyarakat di Dusun I Desa Emplasmen Kualanamu Kecamatan Beringin Kabupaten Deliserdang, Kamis (16/9).

"Nantinya kita akan mengajak masyarakat untuk hidup berdampingan dengan Covid, artinya bahwa protokol kesehatan itu menjadi kunci, vaksinasi itu menjadi kunci," ujar Presiden.

Presiden Jokowi dengan pengawalan ketat Paspanpres dan TNI guna menghindari kerumunan, langsung menyapa masyarakat yang disuntik vaksin Covid-19 di depan rumahnya di Dusun I Desa Emplasmen Kualanamu.

Kepala Negara menuturkan, peninjauan kegiatan vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk memastikan bahwa distribusi vaksin dan percepatan program vaksinasi berjalan dengan baik di Tanah Air. Selain itu, pelaksanaan vaksinasi secara pintu ke pintu juga dinilai akan semakin membantu masyarakat untuk mendapatkan akses vaksin Covid-19.

Presiden mengapresiasi antusiasme masyarakat yang telah mengikuti kegiatan vaksinasi secara pintu ke pintu dan berharap kegiatan itu dapat mendukung percepatan program vaksinasi di Provinsi Sumatra Utara.

Usai menyapa masyarakat peserta vaksinasi door to door, dan sebelum menyampaikan harapannya, Presiden Jokowi memberikan jaket yang dikenakannya sebagai hadiah kepada salah seorang warga Desa Emplasmen Kualanamu.

Turut mendampingi Jokowi adalah Kepala Badan Intilijen Negara (BIN) Komjen Pol Budi Gunawan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin, Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan dan Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi SIK.

KONFRENSI VIDEO
Presiden Joko Widodo bersama rombongan selanjutnya meninjau kegiatan vaksinasi bagi pelajar yang digelar di SMKN 1 Beringin di Desa Emplasmen Kecamatan Beringin. Selanjutnya, Presiden melakukan dialog bersama para pelajar melalui konferensi video di 6 kabupaten/kota lain di Indonesia yang secara bersamaan melakukan kegiatan vaksinasi.

Pada konferensi video, Presiden menanyakan kepada para siswa perihal pembelajaran tatap muka (PTM) yang mulai dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota. Salah satu siswa dari SMAN 1 Perbaungan Kabupaten Serdangbedagai, Kalisa, mengaku senang telah divaksin sehingga bisa melakukan PTM. Menjawab Presiden, Kalisa mengatakan sudah divaksin 2 minggu yang lalu.

Fajar merupakan pelajar SMAN 1 Perbaungan juga menyampaikan bersyukur sudah divaksin sehingga bisa melakukan PTM meskipun secara terbatas. Presiden menegaskan bahwa PTM dapat dilakukan dengan syarat level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kabupaten/kota tersebut berada di level 3 atau 2.

“Gurunya divaksinasi, anaknya divaksinasi. Enggak apa-apa vaksinasi pertama dulu enggak apa-apa. Silahkan tetapi juga pembelajaran tatap muka terbatas, bisa 30 persen, bisa 50 persen,” ujar Presiden.

Sementara itu, salah seorang pelajar SMA Negeri 1 Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur, Nerisa mengungkapkan keinginannya untuk bisa datang ke salah satu festival adat yaitu Tenggarong International Folk Arts Festival (TIFAF). Ia berharap, pandemi segera berakhir agar festival adat tersebut dapat kembali diselenggarakan di Tenggarong.

“Nah sedih bener Pak. Padahal saya tunggu awal datangnya upacara adat tu Pak,” ungkap Nerisa.
Terkait itu, Presiden mengatakan bahwa berbagai kegiatan seperti festival adat dapat diselenggarakan kembali apabila masyarakat telah mendapatkan suntikan vaksin. Meski demikian, Kepala Negara mengingatkan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan meskipun nantinya kegiatan festival maupun pertunjukan sudah bisa diselenggarakan.

“Kalau nanti pandemi sudah menurun, menurun, menurun silakan untuk diadakan kembali,” tegas Kepala Negara. (C1/C3/Rel/A13/c).


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com